Menu

Daftar Sekarang

Beranda

Selamat datang di EF

Daftar program

Lihat semua program

Kantor dan sekolah

Kantor terdekat

Tentang EF

Cerita kami

Karir

Bergabung dengan tim kami
Perbedaan Should dan Must
Daily English

Perbedaan Should dan Must yang Harus Kamu Tahu

2026.06.29

Dalam bahasa Inggris, kata should dan must sama-sama sering diterjemahkan sebagai “harus”. Namun, keduanya tidak selalu bisa digunakan secara bergantian karena memiliki tingkat kewajiban dan nada yang berbeda. Should biasanya terdengar lebih lembut karena digunakan untuk memberi saran atau anjuran, sedangkan must terasa lebih tegas karena menunjukkan kewajiban, aturan, atau sesuatu yang sangat penting. Jika salah memilih, kalimat yang kamu buat bisa terdengar terlalu memaksa atau justru kurang kuat. Oleh karena itu, memahami perbedaan should dan must akan membantu kamu menyampaikan maksud dengan lebih tepat. Artikel ini akan membahas penggunaan should dan must, struktur kalimat, serta contoh penggunaannya agar kamu lebih percaya diri memakai keduanya dalam percakapan sehari-hari. Yuk, simak!

Dalam bahasa Inggris, kata should dan must sering digunakan untuk memberi saran, menyampaikan kewajiban, atau menunjukkan sesuatu yang dianggap penting. Sekilas, kedua kata ini terlihat mirip karena sama-sama bisa diterjemahkan sebagai “harus”.

Namun, perbedaan should dan must sebenarnya cukup jelas jika dilihat dari tingkat keharusannya. Should lebih sering digunakan untuk memberi saran, sedangkan must digunakan untuk menunjukkan kewajiban yang lebih kuat.

Apa Itu Should?

Should adalah modal verb yang digunakan untuk menyampaikan saran, anjuran, pendapat, atau sesuatu yang sebaiknya dilakukan. Kata ini tidak selalu menunjukkan kewajiban yang mutlak.

Dalam bahasa Indonesia, should biasanya berarti “sebaiknya” atau “seharusnya”. Jadi, ketika kamu menggunakan should, nada kalimatnya cenderung lebih lembut.

Contohnya, You should drink more water. Artinya, “Kamu sebaiknya minum lebih banyak air.” Kalimat ini terdengar seperti saran, bukan perintah yang wajib dilakukan.

Apa Itu Must?

Must juga termasuk modal verb, tetapi maknanya lebih kuat daripada should. Kata ini digunakan untuk menyatakan kewajiban, keharusan, aturan, atau sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan.

Dalam bahasa Indonesia, must umumnya berarti “harus”. Ketika kamu menggunakan must, kalimat tersebut terdengar lebih tegas dan menunjukkan dorongan yang lebih kuat.

Contohnya, You must wear a helmet. Artinya, “Kamu harus memakai helm.” Kalimat ini menunjukkan kewajiban, terutama jika berkaitan dengan aturan atau keselamatan.

Perbedaan Should dan Must dari Tingkat Kewajiban

Hal utama dalam memahami should vs must bahasa Inggris adalah melihat seberapa kuat pesan yang ingin disampaikan. Should bersifat anjuran, sedangkan must bersifat kewajiban.

Jika kamu mengatakan You should study tonight, artinya kamu menyarankan seseorang untuk belajar malam ini. Namun, orang tersebut masih memiliki pilihan untuk mengikuti saran itu atau tidak.

Sementara itu, You must study tonight terdengar jauh lebih tegas. Kalimat ini menunjukkan bahwa belajar malam ini dianggap sangat penting atau tidak boleh diabaikan.

Penggunaan Should untuk Memberi Saran

Salah satu penggunaan should dan must yang paling mudah dibedakan adalah dalam konteks memberi saran. Untuk saran yang sopan dan tidak terlalu memaksa, gunakan should.

Misalnya, You should take a rest. Artinya, “Kamu sebaiknya beristirahat.” Kalimat ini cocok digunakan ketika kamu memberi perhatian kepada seseorang yang terlihat lelah.

Contoh lainnya adalah She should talk to her teacher. Artinya, “Dia sebaiknya berbicara dengan gurunya.” Kalimat ini menyampaikan nasihat, bukan kewajiban resmi.

Penggunaan Must untuk Aturan dan Kewajiban

Berbeda dari should, kata must lebih tepat digunakan ketika ada aturan, kewajiban, atau kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Kata ini sering muncul dalam konteks formal, keselamatan, dan peraturan.

Contohnya, Visitors must show their ID cards. Artinya, “Pengunjung harus menunjukkan kartu identitas mereka.” Kalimat ini menunjukkan aturan yang perlu dipatuhi.

Contoh lain, You must not smoke in this area. Artinya, “Kamu tidak boleh merokok di area ini.” Dalam bentuk negatif, must not berarti larangan tegas.

Struktur Kalimat Should dan Must

Secara struktur, should dan must memiliki pola yang sama. Keduanya diikuti oleh verb 1 atau bentuk dasar kata kerja tanpa tambahan to.

Pola dasarnya adalah Subject + should/must + verb 1 + object/complement. Misalnya, You should sleep early dan You must sleep early.

Perlu diingat, jangan menambahkan to setelah should atau must. Kalimat seperti You should to go atau You must to finish adalah bentuk yang tidak tepat.

Contoh Penggunaan Should dalam Kalimat

Agar lebih mudah memahami perbedaan should dan must, berikut beberapa contoh penggunaan should dalam kalimat sehari-hari.

1. You should eat more vegetables.

Artinya: Kamu sebaiknya makan lebih banyak sayur.

2. We should leave early to avoid traffic.

Artinya: Kita sebaiknya berangkat lebih awal untuk menghindari macet.

3. He should apologize to his friend.

Artinya: Dia sebaiknya meminta maaf kepada temannya.

4. They should check the schedule again.

Artinya: Mereka sebaiknya memeriksa jadwalnya lagi.

Dari contoh tersebut, terlihat bahwa should digunakan untuk memberi saran atau menyampaikan hal yang dianggap baik untuk dilakukan.

Contoh Penggunaan Must dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan must dalam kalimat yang menunjukkan kewajiban, aturan, atau kebutuhan yang kuat.

1. You must submit the form today.

Artinya: Kamu harus mengumpulkan formulir itu hari ini.

2. Students must wear uniforms at school.

Artinya: Siswa harus memakai seragam di sekolah.

3. We must follow the safety rules.

Artinya: Kita harus mengikuti aturan keselamatan.

4. You must bring your passport to the airport.

Artinya: Kamu harus membawa paspor ke bandara.

Dalam contoh tersebut, must menunjukkan bahwa tindakan tersebut penting dan perlu dilakukan, bukan hanya sekadar saran.

Perbedaan should dan must terletak pada tingkat kewajiban dan nada kalimatnya. Should digunakan untuk memberi saran atau anjuran, sedangkan must digunakan untuk menyatakan kewajiban, aturan, atau keharusan yang kuat.

Dalam memahami should vs must bahasa Inggris, kamu perlu memperhatikan konteks kalimat. Tidak semua “harus” dalam bahasa Indonesia harus diterjemahkan menjadi must.

Dengan memahami penggunaan should dan must, kamu bisa membuat kalimat bahasa Inggris yang lebih tepat, sopan, dan natural. Kuncinya adalah memilih kata sesuai tingkat kepentingan pesan yang ingin kamu sampaikan.

Daftar Konsultasi Gratis