Menu

Daftar Sekarang

Beranda

Selamat datang di EF

Daftar program

Lihat semua program

Kantor dan sekolah

Kantor terdekat

Tentang EF

Cerita kami

Karir

Bergabung dengan tim kami
 Penggunaan “To be honest” dalam bahasa Inggris
Gaya Hidup

Penggunaan “To Be Honest” dalam Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari

2026.04.23

Apakah kamu tahu arti dari “to be honest”? Frasa ini adalah frasa bahasa Inggris yang biasanya digunakan saat ingin menyatakan bahwa apa yang kamu sampaikan adalah sebuah kejujuran. Meski terlihat sederhana, ekspresi ini memiliki peranan penting dalam membentuk makna dan nuansa komunikasi. Namun, apakah kamu tahu apa arti dari “to be honest” dan bagaimana penggunaannya yang tepat sesuai konteks? Nah, artikel ini akan membahas makna di balik frasa “to be honest”, konteks penggunaannya, dan bagaimana cara menggunakannya dengan tepat dalam kalimat bahasa Inggris. Yuk, simak!

Dalam percakapan bahasa Inggris, ada banyak ekspresi kecil yang terlihat sederhana, tetapi punya peran penting dalam membentuk makna dan nuansa komunikasi. Salah satunya adalah “to be honest”. Kamu mungkin sering mendengar frasa ini dalam film, podcast, atau percakapan sehari-hari. Namun, apakah kamu sudah benar-benar memahami to be honest artinya dan kapan harus menggunakannya?

Jika digunakan dengan tepat, frasa ini bisa membuat kamu terdengar lebih natural, jujur, dan relatable. Tapi jika salah konteks, bisa juga terdengar terlalu blak-blakan. Maka itu, penting untuk memahami penggunaan   secara tepat.

To Be Honest Artinya Apa?

Secara harfiah, to be honest artinya “sejujurnya” atau “jujur saja”.

Frasa ini biasanya digunakan untuk:

  • Menyampaikan pendapat pribadi

  • Mengungkapkan perasaan yang sebenarnya

  • Memberikan opini yang mungkin sensitif

Contoh sederhana:

  • To be honest, I didn’t like the movie. (Sejujurnya, aku tidak suka film itu)

Pada kalimat ini, kamu sedang menyampaikan opini dengan jujur, meskipun mungkin tidak populer.

Fungsi dan Makna dalam Percakapan

Agar kamu lebih paham, berikut beberapa fungsi utama dari frasa ini:

1. Menyampaikan Kejujuran Secara Langsung

Frasa ini digunakan untuk menandakan bahwa kamu akan mengatakan sesuatu secara jujur.

Contoh:

  • To be honest, I forgot about the meeting. (Sejujurnya, aku lupa tentang rapat itu.)

Dengan menggunakan “to be honest” di awal kalimat, kamu memberi sinyal bahwa kamu tidak menyembunyikan fakta.

2. Memberi Pendapat yang Sensitif

Kadang “to be honest” digunakan sebelum mengatakan sesuatu yang berpotensi menyinggung perasaan lawan bicara.

Contoh:

  • To be honest, your presentation needs improvement. (Sejujurnya, presentasimu tadi masih butuh perbaikan.)

Contoh kalimat di atas terdengar lebih “soft” dibanding langsung mengkritik setelah dibubuhi “to be honest” di awal kalimatnya.

3. Menekankan Opini Pribadi

“To be honest” juga bisa digunakan untuk menunjukkan bahwa kalimat yang akan disampaikan adalah pendapat pribadi, bukan fakta umum.

Contoh:

  • To be honest, I prefer working from home. (Sejujurnya, aku lebih suka bekerja dari rumah.)

4. Mengubah Arah Percakapan

“To be honest” juga bisa dipakai untuk mengalihkan pembicaraan ke sesuatu yang lebih jujur atau serius.

Contoh:

  • To be honest, I think we need a new strategy. (Sejujurnya, aku pikir kita membutuhkan strategi baru.)

Penggunaan To Be Honest dalam Kalimat

Dalam praktiknya, penggunaan to be honest cukup fleksibel. Kamu bisa meletakkannya di awal, tengah, atau akhir kalimat.

1. Di awal kalimat (paling umum)

  • To be honest, I’m not ready yet.(Sejujurnya, aku masih belum siap.)

Ini adalah bentuk yang paling natural karena diletakkan di awal kalimat. Biasanya, penggunaan to be honest di awal kalimat adalah untuk memberikan peringatan kepada lawan bicara bahwa apa yang akan disampaikannya adalah sesuatu yang jujur. 

2. Di tengah kalimat

  • I, to be honest, don’t agree with that. (Aku, sejujurnya, tidak setuju dengan hal itu.)

Meski jarang digunakan, “to be honest” juga bisa diletakkan di tengah kalimat. Di tengah kalimat, frasa ini digunakan untuk penekanan, tapi lebih jarang.

3. Di akhir kalimat

  • I didn’t expect that, to be honest. (Aku tidak menyangka hal ini, sejujurnya.)

Penggunaan “to be honest” di akhir kalimat bertujuan untuk memberi efek reflektif.

Alternatif yang Bisa Kamu Gunakan

Jika kamu ingin variasi, ada beberapa ekspresi lain yang mirip dengan “to be honest” yang mungkin bisa kamu gunakan dalam kalimat bahasa Inggris:

  • Honestly

  • To tell you the truth

  • Frankly speaking

Contoh:

  • Honestly, I didn’t enjoy the event. (Sejujurnya, aku tidak menikmati acara ini.)

  • To tell you the truth, I was confused. (Kalau boleh jujur, aku sempat bingung.)

Namun, masing-masing ekspresi memiliki tingkat formalitas yang berbeda. Kamu harus memastikan terlebih dahulu ekspresi mana yang sesuai dengan konteks dan formalitas yang sedang kamu gunakan saat menyusun kalimat. 

Sekarang, kamu sudah paham bukan tentang arti dari to be honest dan bagaimana penggunaannya dalam kalimat bahasa Inggris? Penggunaan to be honest sangat bergantung pada konteks, tujuan, dan cara penyampaiannya. Dengan memahami berbagai contoh kalimat to be honest, kamu bisa menggunakan frasa ini dengan lebih percaya diri dan natural.

Ingat, frasa ini bisa membantu kamu terdengar jujur dan terbuka, tetapi tetap perlu digunakan dengan bijak agar tidak menyinggung lawan bicara. Jadi, pastikan kamu tahu kapan waktu yang tepat untuk mengatakannya, ya!

Daftar Konsultasi Gratis