Menu
bahaya gadget
Education Advice

Gadget Membuat Anak Egois: Mitos atau Fakta?

2020.06.16

Mungkin Anda pernah mendengar atau membaca bahwa gawai (gadget) dapat memicu anak untuk berperilaku cenderung egois. Namun, benarkah pernyataan ini?

Teknologi kini memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Mulai dari penggunaan smartphone, laptop, tab, games, dan berbagai bentuk gadget lainnya yang dapat membantu kita dalam menjalani segudang aktivitas.

Salah satu gadget yang paling sering digunakan adalah smartphone. Selain karena praktis saat dibawa kemana-mana, smartphone memang memiliki beragam fungsi yang dapat menunjang segala aktivitas mu.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun telah akrab sejak dini dengan penggunaan gadget. Dari yang hanya sekedar untuk hiburan hingga pendidikan bisa didapatkan. Bukan hanya itu saja, pengenalan gadget sejak dini juga dianggap sebagai salah satu cara agar anak cepat paham akan teknologi. Tetapi, di balik semua kemudahan yang didapat, ternyata terdapat pula efek negatif bagi anak yang kecanduan gadget.

Sebelum Anda memberikan gadget ke anak, mungkin Anda dapat mengetahui efek negatif kecanduan gadget pada anak.

Anda dapat menyimak efek negatif kecanduan gadget di bawah ini:

1. Berkurangnya Minat Terhadap Aktivitas

Gadget bikin anak kurang beraktivitas di luar

Dari waktu ke waktu, berkembangnya teknologi kerap diikuti oleh perubahan pola asuh orang tua terhadap anak. Sekarang ini, gadget menjadi salah satu hal yang digunakan orang tua untuk mendidik anaknya. Tujuan awal tentu saja agar anak paham akan teknologi, bisa mengakses banyak informasi yang berguna, dan mengasah kreatifitas dengan beragam pilihan gadget yang dimiliki.

Namun, jika Anda melakukannya dengan pendekatan yang salah dan malah hanya membuatnya kecanduan dengan membiarkannya bermain gadget sepanjang hari, seringkali anak tenggelam ke dalam dunia nya sendiri.

Jika Ia lebih sering menghabiskan waktunya bersama gadget daripada orang-orang disekitarnya maka hal itu akan mengganggu perkembangan interaksi sosial. Padahal, bermain bola bersama teman, menyusun puzzle dengan orang tua, menari, dan aktivitas lainnya sangat penting untuk tumbuh kembangnya.

Berkurangnya aktivitas lain selain bermain gadget dapat menurunkan tingkat kreativitas anak, daya tahan tubuh, dan melambatnya perkembangan motorik. Untuk itu penting sekali membatasi pemakaian gadget.

2. Terlambat Berbicara

Gadget bikin anak terlambat berbicara

Speech delay atau keterlambatan dalam berbicara seringkali terjadi pada anak-anak. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan gadget yang berlebihan. Ketika anak menggunakan gadget seperti smartphone atau tab, mereka akan fokus terhadap apa yang ada di genggamannya dan melupakan orang-orang di sekitar. Ketika hal itu terjadi, interaksi sosial mereka akan menurun secara perlahan-lahan sehingga berdampak buruk bagi perkembangan bahasa dan bicara mereka.

Menggunakan gadget tentu saja diperbolehkan, akan tetapi banyak sekali kegiatan menyenangkan yang dapat dilakukan oleh orang tua dan anak selain gadget. Buatlah kegiatan yang bisa mendekatkan hubungan Anda dan anak. Hal itu akan sangat membantu dalam pembentukan karakternya.

3. Terpapar Radiasi

Gadget bikin anak terpapar radiasi

Salah satu efek negatif yang diberikan oleh penggunaan gadget secara berlebihan adalah terpapar akan radiasi. Orang dewasa saja dapat dengan mudahnya terkena radiasi. Apalagi jika yang menggunakannya adalah anak-anak. Bisa dibayangkan bagaimana gadget yang awalnya Anda yakinkan dapat membantu dalam mendidik anak malah akan memberikan efek yang negatif bagi si kecil.

Bagaimana cara mengurangi potensi terkena radiasi? Buatlah perjanjian dengan anak tentang batas waktu pemakaian gadget. Ingat, jika sudah dibuat Anda harus tegas agar hal ini tidak menjadi sia-sia. Selanjutnya ajaklah anak belajar bermain dengan menggunakan metode lain, supaya fokusnya tidak hanya gadget, gadget, dan gadget saja. Yuk jangan lupa diterapkan ya!

4. Kecanduan

Gadget bikin anak kecanduan

Kecanduan akan gadget memang suka bikin orang tua jadi pusing karena sangat susah untuk melepaskan kebiasaan ini. Selain itu, kecanduan terhadap gadget juga mempengaruhi karakter anak loh. Anak bisa menjadi egois, mudah marah, dan susah di larang.

Ketika pikiran mereka hanya fokus terhadap gadget, mereka akan melupakan sekelilingnya. Mereka cenderung malas untuk berinteraksi dengan sesama. Sedangkan interaksi sosial ketika masih kecil merupakan hal yang penting. Karena saat berinteraksi, anak dapat belajar untuk menyalurkan berbagai macam emosinya. Mulai dari marah, senang, sedih, takut, dan lainnya. Anak yang sudah kecanduan terhadap gadget akan lebih memilih kepentingan dirinya sendiri karena mereka tidak terbiasa untuk berbagi dengan sesama.

Untuk itu, sebelum memberikan gadget kepada anak, Anda harus berpikir ribuan kali. Seperti, apa tujuan Anda memberikan gadget, kenapa di umur yang sekarang, apakah ada aktivitas lain yang dapat menggantikan gadget? Cobalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini agar Anda tahu apa yang harus dilakukan.

5. Kerusakan Fisik

Gadget bikin anak mengalami kerusakan fisik

Seperti yang kita ketahui, gadget dapat memaparkan radiasi. Terutama terhadap penggunaan smartphone. Bagi Anda yang sering berada di depan laptop dan menggunakan smartphone untuk kebutuhan pekerjaan tentu saja sering merasakan pusing dan penglihatan terkadang menjadi tidak fokus.

Hal ini yang juga akan dirasakan oleh anak ketika terlalu lama menatap layar smartphone, apalagi jika intensitasnya lebih dari waktu yang dianjurkan, yaitu 4 jam 17 menit.

Kerusakan mata akan lebih cepat terjadi pada anak-anak, biasanya yang sering dikeluhkan yaitu mata terasa lelah dan penglihatan menjadi tidak fokus.

Itu dia beberapa fakta tentang penggunaan gadget yang berlebihan. Lantas, bagaimana cara terbaik untuk memberikan efek hal yang sebaliknya pada anak dalam penggunaan gawai hingga ia tidak kecanduan?

Anda tidak perlu khawatir, gadget juga sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk mendukung perkembangan anak dalam belajar. Karenanya, mitos bahwa 'gadget membuat anak egois' sebenarnya tidak seratus persen benar.

Dengan adanya teknologi, sudah seharusnya kita memanfaatkan hal ini sebaik-baiknya. Teknologi inilah yang membantu generasi baru untuk mendapatkan segudang ilmu dengan mudah. Akan tetapi, tentu saja pengawasan orang tua sangat dibutuhkan agar penggunannya dapat terkontrol.

Apa saja manfaat yang didapat dengan menggunakan gadget sebagai media edukasi?

1. Meningkatkan Keterampilan Kognitif

gadget dapat meningkatkan keterampilan kognitif pada anak

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya mengenai efek negatif dari penggunaan gadget secara berlebihan, ternyata jika digunakan dengan benar gadget dapat membantu meningkatkan keterampilan kognitif secara cepat pada anak. Keterampilan kognitif adalah kemampuan untuk memproses informasi, mengingat dan menghubungkan objek dengan objek lainnya, dan berpikir secara logika.

Melalui games yang biasanya mereka mainkan seperti menyusun puzzle, menggambar, dan yang lainnya akan memberikan waktu bagi otak mereka untuk berpikir dan memproses informasi yang ada. Anak dengan sendirinya akan menganalisa segala informasi yang didapat.

Untuk itu lah jika digunakan secara bijaksana, gadget mampu memberikan dampak positif pada kemampuan investigasi, pemikiran yang strategis dan kreatif.

2. Melatih Mental

Gadget bisa melatih mental anak

Apa Anda suka melarang anak bermain games? Nah Anda harus tahu kalau bermain games dapat melatih mental si anak. Anak-anak sangat suka bermain video games. Ketika mereka bermain, mereka akan mengenali apa yang dirasakannya ketika kalah atau menang. Secara tidak sadar, jiwa kompetisi mereka akan muncul sehingga memungkikan mereka untuk mengelola diri sendiri ketika berada dalam fase bersaing.

Kegiatan seperti ini tentunya bisa mengenalkan anak pada perjuangan dan upaya. Jika mereka ingin mendapatkan hasil yang baik, maka mereka harus berusaha dan berjuang untuk itu. Jadi, tidak semua penggunaan gadget itu buruk untuk anak. Tergantung bagaimana orang tua mengawasi dan memberikan aturan yang tegas, misalnya mengenai jangka waktu bermain.

3. Menambah Wawasan Melalui Online Learning

gadget sebagai gudang informasi

Teknologi telah terbukti sangat membantu dalam mendidik anak. Banyaknya informasi yang tersedia, anak dan orang tua dapat dengan mudahnya mengakses berbagai macam materi yang diperlukan.

Hanya melalui gadget, orang tua bisa memberikan pelajaran yang menarik kepada anaknya seperti dalam bentuk gambar atau video, atau bahkan melibatkan anak dalam pelajaran daring atau online learning.

Gadget membuat belajar terasa lebih menyenangkan. Banyaknya aplikasi edukasi ternyata juga sangat membantu anak-anak untuk berprestasi dalam studi mereka. Karena mereka dapat melakukan kuis ataupun mendapatkan tips belajar yang menarik dari aplikasi-aplikasi tersebut.

Anda juga bisa mencoba belajar bersama anak dengan menggunakan gadget agar kegiatan belajar terasa lebih menyenangkan dan bervariasi. Sehingga anak tidak akan cepat bosan.


Itu dia beberapa fakta tentang penggunaan gadget. Menggunakan gadget tentu saja boleh dan dapat Anda pertimbangkan sebagai alat untuk mengasah kreativitas anak.

Akan tetapi, Anda juga perlu mengajak anak melakukan aktivitas lain yang tidak kalah menyenangkan. Contohnya belajar bahasa Inggris.

EF juga memiliki program premium online class yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan hasil maksimal dalam pembelajaran anak.

Penasaran? Isi nomor Anda pada formulir di bawah ini, dan course consultant kami akan menghubungi Anda!

HORE! Kamu dapat kelas demo GRATIS!

Isi data dirimu pada kolom di bawah ini, dan dapatkan kesempatan untuk mendapat voucher kelas demo GRATIS!* Buruan, penawaran terbatas!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku