Menu

Daftar Sekarang

Beranda

Selamat datang di EF

Daftar program

Lihat semua program

Kantor dan sekolah

Kantor terdekat

Tentang EF

Cerita kami

Karir

Bergabung dengan tim kami
scientific journal
Karir & Bisnis

Panduan Menulis Abstrak Bahasa Inggris untuk Jurnal Ilmiah

2026.07.16

Abstrak jurnal ilmiah dapat diibaratkan sebagai rangkuman pada cover belakang buku yang menjadi sebuah pintu petunjuk bagi pembaca sebelum mulai menjelajahi isinya. Namun, jika penulisannya kurang tepat, pembaca bisa saja salah paham dan bahkan tersesat sebelum mulai membaca, terlebih apabila abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan menggunakan gaya bahasa ilmiah. Oleh karena itu, dalam artikel ini kamu akan diberikan tips untuk menulis abstrak bahasa Inggris yang jelas, ringkas, dan sesuai dengan standar jurnal ilmiah.

Mengapa Abstrak Sangat Penting?

Sebelum membaca keseluruhan artikel, editor jurnal, reviewer, hingga calon pembaca hampir selalu melihat abstrak terlebih dahulu. Dari beberapa paragraf singkat tersebut, mereka akan menilai apakah penelitianmu relevan dengan topik yang mereka cari.

Bahkan, banyak database jurnal internasional hanya menampilkan judul dan abstrak pada hasil pencarian. Jika abstrak kurang informatif atau membingungkan, peluang artikelmu untuk dibaca lebih lanjut tentu akan berkurang.

Karena itulah, abstrak bukan sekadar formalitas, melainkan representasi dari keseluruhan penelitianmu.

Struktur Abstrak Bahasa Inggris yang Baik

Meskipun setiap jurnal memiliki ketentuannya masing-masing, sebagian besar abstrak mengikuti lima komponen utama berikut.

1. Background

Bagian pertama menjelaskan latar belakang singkat mengenai penelitian yang dilakukan. Tidak perlu menjelaskan teori secara panjang lebar, cukup berikan gambaran mengenai permasalahan atau fenomena yang menjadi alasan penelitian dilakukan.

Contoh:

English proficiency has become an essential skill for university students in today's global academic environment.

Kalimat tersebut langsung memperkenalkan konteks penelitian tanpa memberikan informasi yang berlebihan.

2. Objective

Setelah menjelaskan latar belakang, jelaskan tujuan penelitian secara spesifik.

Gunakan ungkapan seperti:

  • This study aims to...

  • The purpose of this study is to...

  • This research investigates...

  • This paper examines...

Contoh:
This study aims to investigate the effectiveness of active recall in improving students' English presentation skills.

Pembaca pun langsung mengetahui fokus utama penelitianmu.

3. Methodology

menulis abstrak

Selanjutnya, jelaskan bagaimana penelitian dilakukan.

Bagian ini biasanya mencakup:

  • jenis penelitian

  • jumlah responden

  • teknik pengumpulan data

  • metode analisis

Contoh:
A quantitative approach was employed involving 120 undergraduate students through questionnaires and presentation assessments.

Tidak perlu menjelaskan seluruh prosedur penelitian secara rinci karena detail tersebut sudah terdapat pada bagian metode.

4. Findings

Inilah bagian yang paling banyak dicari pembaca.

Sampaikan hasil penelitian secara langsung tanpa memberikan interpretasi yang terlalu panjang.

Contoh:
The findings revealed that students who regularly practiced active recall demonstrated significantly higher presentation scores.

Hindari kalimat yang masih menggantung seperti:

The results will be discussed...

Abstrak harus menjelaskan hasil penelitian, bukan mengajak pembaca menunggu bagian berikutnya.

5. Conclusion

Bagian terakhir berisi kesimpulan singkat mengenai makna dari hasil penelitian.

Contoh:
These findings suggest that active recall can be an effective strategy for improving English presentation performance.

Jika masih memiliki sisa jumlah kata sesuai ketentuan jurnal, kamu juga dapat menambahkan implikasi atau rekomendasi singkat.

Gunakan Tenses yang Tepat

Salah satu kesalahan yang cukup sering ditemukan adalah penggunaan tenses yang tidak konsisten.

Sebagai panduan sederhana, kamu dapat menggunakan pembagian berikut.

BagianTenses yang Umum Digunakan
BackgroundPresent Simple
ObjectivePresent Simple
MethodologyPast Simple
FindingsPast Simple
ConclusionPresent Simple atau Present Perfect

Contohnya:

1. Present Simple
This study examines...

2. Past Simple
Data were collected from...

3. Present Simple
The findings indicate...

Dengan konsistensi tenses, abstrak akan terasa lebih profesional sekaligus mudah dipahami.

Hindari Kesalahan yang Sering Terjadi

Selain memahami strukturnya, ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.

1. Menulis Terlalu Panjang

Abstrak umumnya berkisar antara 150 hingga 250 kata, tergantung ketentuan jurnal. Karena ruangnya terbatas, setiap kalimat harus memiliki tujuan yang jelas. Hindari memasukkan penjelasan teori, definisi panjang, maupun kutipan langsung.

2. Menggunakan Singkatan yang Belum Dijelaskan

Jika memang harus menggunakan singkatan, pastikan kepanjangannya disebutkan terlebih dahulu. Barulah pada kalimat berikutnya kamu dapat menggunakan singkatan AI.

Misalnya: Artificial Intelligence (AI)

3. Menggunakan Bahasa yang Terlalu Bertele-tele

Kalimat ilmiah bukan berarti harus rumit. Bandingkan contoh berikut.

  • Kurang efektif:
    The researchers attempted to conduct an investigation regarding...

  • Lebih ringkas:
    This study investigated...

Kalimat kedua menyampaikan makna yang sama, tetapi jauh lebih padat.

4. Memasukkan Informasi Baru

Kesalahan lainnya adalah menambahkan informasi yang tidak pernah dibahas dalam isi penelitian. Ingat, abstrak hanyalah ringkasan. Semua informasi yang ditulis harus benar-benar muncul pada bagian utama artikel.

Kosakata Akademik yang Sering Digunakan

Supaya abstrak terdengar lebih akademis, berikut beberapa kosakata yang umum digunakan.

KataArti
investigatemeneliti
examinemengkaji
evaluatemengevaluasi
identifymengidentifikasi
demonstratemenunjukkan
revealmengungkapkan
indicatemengindikasikan
findingshasil penelitian
participantspeserta penelitian
effectivenessefektivitas

Penggunaan kosakata akademik seperti ini akan membuat abstrak terdengar lebih natural dibandingkan dengan menerjemahkan kalimat Indonesia secara langsung. Kemampuan menulis abstrak ini sangat dibutuhkan, terutama jika kamu berencana mempublikasikan jurnal ilmiah, melanjutkan studi ke luar negeri, atau berkarier di lingkungan internasional.

Bersama EF EFEKTA for Adults, kamu dapat mengembangkan kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh, mulai dari academic writing, speaking, hingga komunikasi profesional. Dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan orang dewasa, pengajar bersertifikat, serta kelas interaktif, proses belajar akan terasa lebih terarah dan aplikatif.