Menu

Daftar Sekarang

Beranda

Selamat datang di EF

Daftar program

Lihat semua program

Kantor dan sekolah

Kantor terdekat

Tentang EF

Cerita kami

Karir

Bergabung dengan tim kami
perbedaan cara belajar
Gaya Hidup

Perbedaan Cara Belajar Inggris: Mana yang Lebih Fleksibel?

2026.07.30

Pilihan metode belajar semakin beragam, mulai dari belajar mandiri melalui video dan aplikasi, mengikuti kelas online, hingga belajar secara langsung di kelas tatap muka. Namun, banyaknya pilihan justru membuat sebagian orang bingung menentukan metode yang paling sesuai. Dalam artikel ini, kamu akan menemukan cara belajar bahasa Inggris yang lebih fleksibel.

Karena setiap orang mempunyai kebutuhan dan gaya belajar yang berbeda. Ada yang lebih nyaman belajar sendiri tanpa terikat jadwal tertentu, sementara yang lain membutuhkan arahan dan interaksi agar tetap termotivasi. Oleh karena itu, sebelum menentukan metode belajar, ada baiknya kamu memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing pilihan terlebih dahulu.

Lantas, mana yang lebih fleksibel untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris? Simak perbedaannya berikut ini.

1. Belajar Secara Mandiri

Salah satu metode yang paling populer saat ini adalah belajar secara mandiri atau self-learning. Metode ini memungkinkan seseorang untuk belajar kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan.

Sumber belajar yang tersedia pun sangat beragam. Kamu dapat menonton video pembelajaran, membaca artikel berbahasa Inggris, mendengarkan podcast, hingga menggunakan aplikasi yang menyediakan latihan kosakata maupun tata bahasa.

Keunggulan utama metode ini tentu saja terletak pada fleksibilitasnya. Kamu tidak perlu menyesuaikan jadwal dengan orang lain karena seluruh proses belajar berada dalam kendalimu sendiri.

Sebagai contoh, seorang pekerja dapat memanfaatkan waktu perjalanan menuju kantor untuk mendengarkan podcast bahasa Inggris. Di sisi lain, mahasiswa dapat mempelajari kosakata baru saat memiliki waktu luang di sela-sela perkuliahan.

Namun, metode belajar mandiri juga memiliki tantangan tersendiri.Karena tidak ada pengajar yang membimbing secara langsung, sebagian orang mengalami kesulitan menentukan materi yang perlu dipelajari terlebih dahulu. Belum lagi, konsistensi sering menjadi hambatan terbesar. Semangat belajar yang tinggi di awal terkadang menurun setelah beberapa minggu karena tidak adanya sistem yang membantu menjaga komitmen.

Selain itu, kemampuan speaking juga cenderung lebih sulit berkembang apabila tidak dibarengi dengan praktik yang cukup. Seseorang mungkin memahami banyak teori, tetapi belum tentu terbiasa menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

2. Belajar Melalui Aplikasi Bahasa Inggris

Perkembangan teknologi turut menghadirkan berbagai aplikasi pembelajaran bahasa Inggris yang semakin mudah digunakan.

Metode ini banyak diminati karena menawarkan pengalaman belajar yang singkat dan praktis. Materi biasanya dibagi menjadi beberapa bagian kecil sehingga terasa lebih ringan untuk dipelajari setiap hari.

Sebagai contoh, kamu dapat mempelajari beberapa kosakata baru dalam waktu lima hingga sepuluh menit tanpa harus meluangkan waktu yang terlalu panjang.

Hal ini tentunya sangat membantu bagi mereka yang memiliki jadwal padat dan ingin tetap menjaga kebiasaan belajar secara konsisten. Meskipun demikian, penggunaan aplikasi tetap memiliki keterbatasan.

Kebanyakan aplikasi berfokus pada latihan kosakata, tata bahasa, atau pemahaman bacaan. Sementara itu, kemampuan berbicara dan berinteraksi secara langsung sering kali membutuhkan praktik tambahan di luar aplikasi tersebut.

Oleh karena itu, aplikasi dapat menjadi alat pendukung yang baik, tetapi sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya metode belajar jika tujuanmu adalah meningkatkan kemampuan komunikasi secara menyeluruh.

3. Kelas Online

Metode berikutnya yang semakin populer adalah kelas online.

Sistem ini menawarkan keseimbangan antara fleksibilitas dan bimbingan profesional. Kamu tetap dapat belajar dari rumah, kantor, atau lokasi lainnya tanpa harus menghabiskan waktu untuk perjalanan.

Bagi para pekerja, hal ini tentu menjadi keuntungan yang cukup besar. Setelah menyelesaikan aktivitas sehari-hari, mereka hanya perlu bergabung ke kelas sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Selain itu, kelas online memungkinkan peserta untuk berinteraksi secara langsung dengan pengajar maupun sesama peserta. Dengan demikian, proses belajar tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik komunikasi.

Sebagai contoh, peserta dapat mengikuti diskusi kelompok, latihan presentasi, maupun simulasi percakapan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.Namun, kelas online tetap membutuhkan kedisiplinan yang baik.

Gangguan dari lingkungan sekitar, koneksi internet yang kurang stabil, atau rasa lelah setelah bekerja terkadang dapat memengaruhi fokus selama pembelajaran berlangsung.

Meski begitu, bagi banyak orang, kelas online menjadi salah satu pilihan yang cukup fleksibel karena mampu menggabungkan kenyamanan belajar dari mana saja dengan arahan dari pengajar yang berpengalaman.

4. Kelas Tatap Muka

cara belajar inggris

Mana yang Lebih Fleksibel?

Pertanyaan ini sebenarnya tidak memiliki satu jawaban yang mutlak. Fleksibilitas dapat berarti hal yang berbeda bagi setiap orang.

Bagi seseorang yang memiliki jadwal kerja yang berubah-ubah setiap minggu, belajar mandiri mungkin terasa paling fleksibel karena tidak terikat waktu tertentu.

Di sisi lain, ada pula orang yang justru merasa lebih fleksibel ketika mendapatkan arahan yang jelas dari pengajar. Dengan adanya jadwal yang teratur, mereka tidak perlu bingung menentukan materi yang harus dipelajari.

Sementara itu, sebagian pelajar merasa lebih nyaman dengan kombinasi beberapa metode sekaligus.Sebagai contoh, mereka mengikuti kelas online untuk mendapatkan arahan belajar, lalu melengkapi proses tersebut dengan belajar mandiri melalui video, artikel, atau podcast.

Pendekatan seperti ini memungkinkan seseorang untuk mendapatkan manfaat dari berbagai metode sekaligus.

Jangan Hanya Belajar, tetapi Praktikkan

Apa pun metode yang dipilih, satu hal yang sering dilupakan adalah pentingnya praktik.

Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempelajari teori bahasa Inggris, tetapi jarang menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya, kemampuan yang dimiliki sulit berkembang secara optimal.

Coba bayangkan seseorang yang mempelajari cara berenang hanya melalui buku tanpa pernah masuk ke dalam air. Meskipun memahami teori dengan baik, ia tetap membutuhkan praktik untuk menguasai keterampilan tersebut.

Hal yang sama berlaku dalam belajar bahasa Inggris.Semakin sering kamu menggunakan bahasa Inggris untuk berbicara, berdiskusi, bertanya, maupun menyampaikan pendapat, semakin terbiasa pula otak memproses bahasa tersebut secara alami.

Tak perlu menunggu sampai merasa sempurna. Mulailah dari percakapan sederhana, penggunaan kosakata sehari-hari, atau diskusi ringan mengenai topik yang kamu sukai.

Fleksibel Bukan Berarti Belajar Sendirian

Pada akhirnya, metode belajar yang paling fleksibel bukanlah metode yang paling populer atau paling canggih, melainkan metode yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan rutinitasmu.

Jika kamu membutuhkan kebebasan dalam mengatur waktu, belajar mandiri atau kelas online dapat menjadi pilihan yang menarik. Jika kamu lebih berkembang melalui interaksi langsung, kelas tatap muka mungkin terasa lebih sesuai.

Yang terpenting, pastikan metode tersebut membantumu untuk terus belajar dan berkembang secara konsisten.

Di EF EFEKTA for Adults, kamu dapat menikmati fleksibilitas belajar yang dirancang khusus untuk kebutuhan orang dewasa dan para pekerja. Selain mendapatkan bimbingan dari pengajar profesional, kamu juga memiliki kesempatan untuk mempraktikkan bahasa Inggris melalui berbagai aktivitas interaktif yang membantu meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.

Jadi, daripada sibuk mencari metode yang paling sempurna, mengapa tidak mulai dengan metode yang paling sesuai untukmu? Karena ketika proses belajar terasa nyaman dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari, perjalanan mengembangkan kemampuan bahasa Inggris pun akan terasa lebih ringan dan menyenangkan.