Menu

Daftar Sekarang

Beranda

Selamat datang di EF

Daftar program

Lihat semua program

Kantor dan sekolah

Kantor terdekat

Tentang EF

Cerita kami

Karir

Bergabung dengan tim kami
ai prompt
Daily English

Daftar Prompt AI untuk Melatih Skill Speaking Inggris

2026.07.17

Pernah mencoba berbicara bahasa Inggris di depan cermin? Awalnya memang terasa membantu, tetapi lama-kelamaan kamu mungkin kehabisan topik. Tidak ada yang mengajukan pertanyaan, tidak ada yang mengoreksi kesalahan, bahkan tidak ada yang memberi tahu apakah jawabanmu sudah terdengar natural atau belum. Kini, berkat perkembangan Artificial Intelligence (AI), kamu memiliki partner belajar yang siap diajak berlatih kapan saja. Namun, agar latihan tersebut benar-benar efektif, kamu perlu mengetahui cara memberikan instruksi yang tepat. Dalam artikel ini, kamu akan menemukan berbagai prompt AI yang dapat membantu meningkatkan kemampuan speaking bahasa Inggris secara lebih terarah, interaktif, dan sesuai dengan tujuan belajarmu.

AI mampu berperan sebagai guru, pewawancara, pelanggan, hingga rekan kerja dalam berbagai situasi. Menariknya, kualitas respons yang diberikan tidak hanya bergantung pada kecanggihan AI itu sendiri, tetapi juga pada prompt atau instruksi yang kamu tuliskan. Semakin jelas konteks yang diberikan, semakin realistis pula percakapan yang akan dihasilkan.

Mengapa Prompt Menentukan Kualitas Latihan?

AI bekerja berdasarkan instruksi yang diberikan oleh pengguna. Semakin jelas konteks yang kamu tuliskan, semakin mudah AI memahami peran yang harus dimainkan.

Coba perhatikan dua contoh berikut.

Prompt pertama:
Let's practice English.

Prompt kedua:
Act as an English teacher. Ask me one question at a time about traveling. After each answer, correct my grammar, vocabulary, fluency, and suggest a more natural response.

Sekilas keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu melatih speaking. Namun, hasil percakapannya akan sangat berbeda. Prompt pertama cenderung menghasilkan percakapan yang umum dan kurang terarah. Sebaliknya, prompt kedua membuat AI memahami siapa dirinya, topik yang akan dibahas, hingga jenis umpan balik yang diharapkan. Itulah mengapa menyusun prompt yang baik sama pentingnya dengan latihan speaking itu sendiri.

Apa Saja yang Perlu Ditulis dalam Prompt?

Sebelum masuk ke contoh, ada tiga hal sederhana yang sebaiknya selalu kamu sertakan.

A. Tentukan Peran AI

Bayangkan kamu sedang memilih partner latihan. Tentu cara berbicara dengan HR recruiter akan berbeda dengan percakapan bersama teman atau pelanggan restoran, begitu pula AI.

Kamu dapat meminta AI berperan sebagai:

  • English teacher

  • IELTS examiner

  • HR recruiter

  • Hotel receptionist

  • Customer

  • Business client

  • Friends

Dengan menentukan peran sejak awal, percakapan akan terasa jauh lebih realistis.

B. Tentukan Tujuan Latihan

Setelah menentukan peran, jelaskan apa yang ingin kamu latih, misalnya:

  • interview kerja

  • presentasi

  • meeting

  • traveling

  • small talk

  • diskusi akademik

  • negosiasi bisnis

Cara ini membantu AI memberikan pertanyaan yang sesuai dengan kebutuhanmu.

C. Mintalah Feedback

Banyak orang hanya berhenti setelah menjawab pertanyaan AI. Padahal, proses belajar justru terjadi ketika kamu mengetahui letak kesalahanmu. Kamu bisa meminta AI memberikan evaluasi mengenai:

  • grammar

  • vocabulary

  • pronunciation

  • fluency

  • natural expressions

  • confidence

Dengan begitu, setiap sesi latihan menjadi kesempatan untuk terus berkembang.

7 Prompt AI yang Dapat Kamu Coba

ai tools

Supaya kamu dapat menyesuaikan prompt dengan kebutuhan, berikut beberapa pilihan yang tersedia untukmu:

1. Simulasi Interview Kerja

Prompt:
Act as an HR recruiter interviewing me for an international company. Ask one question at a time. After each answer, give me corrections and suggest a more natural response.

Prompt ini cocok bagi mahasiswa tingkat akhir maupun profesional yang sedang mempersiapkan wawancara kerja. Dari satu pertanyaan saja, kamu sudah bisa melatih grammar, vocabulary, sekaligus cara menjawab interview secara profesional.

2. Daily Conversation

Prompt:
Let's have a natural conversation about daily life. Ask follow-up questions like a native speaker and correct my English after I finish answering.

Keunggulan prompt ini adalah AI akan terus mengembangkan percakapan, bukan hanya berganti topik setiap satu pertanyaan. Misalnya ketika kamu mengatakan suka memasak, AI bisa langsung bertanya mengenai makanan favorit, pengalaman memasak, hingga resep yang pernah dicoba.

3. Presentasi Bahasa Inggris

Prompt:
Pretend you are my audience. Let me deliver a short presentation, then ask questions and evaluate my speaking.

Prompt ini sangat berguna bagi mahasiswa maupun pekerja yang sering melakukan presentasi. AI tidak hanya mendengarkan, tetapi juga memberikan pertanyaan lanjutan sebagaimana audiens sungguhan.

4. Traveling Conversation

Prompt:
Act as a hotel receptionist, airport officer, or restaurant staff. Let's practice realistic travel conversations.

Situasi traveling sering kali tidak bisa diprediksi. Melalui prompt ini, kamu dapat mencoba berbagai skenario, mulai dari check-in hotel hingga bertanya arah jalan. Semakin sering berlatih, semakin percaya diri pula ketika benar-benar berada di luar negeri.

5. Diskusi Opini

Prompt:
Choose one current issue and ask for my opinion. Challenge my ideas politely and encourage me to explain my reasons.

Prompt ini membantu memperkaya kemampuan berargumentasi. AI akan mengajukan pertanyaan lanjutan sehingga kamu tidak hanya menjawab singkat, tetapi juga belajar menjelaskan alasan secara runtut.

6. One-Minute Speaking Challenge

Prompt:
Give me a random topic. I have one minute to prepare and two minutes to speak. Then evaluate my performance.

Latihan seperti ini sering digunakan dalam tes speaking internasional. Selain melatih spontanitas, kamu juga belajar mengatur struktur jawaban dalam waktu yang terbatas.

7. Describing Pictures

Prompt:
Show me an image or ask me to imagine one. Then ask me to describe everything I can see. Correct my grammar and vocabulary afterwards.

Mendeskripsikan gambar mungkin terdengar sederhana, tetapi latihan ini sangat efektif untuk memperkaya kosakata sekaligus meningkatkan kelancaran berbicara.

AI Tetaplah Sebuah Alat Pembelajaran Jika Digunakan dengan Cara yang Tepat

Kemajuan AI memang membuat belajar bahasa Inggris menjadi jauh lebih mudah. Kamu bisa berlatih kapan saja tanpa harus mencari partner belajar atau menunggu jadwal kelas.

Namun, berbicara dengan AI tentu berbeda dengan berkomunikasi bersama manusia. Dalam percakapan nyata, kamu juga perlu memahami ekspresi lawan bicara, intonasi, jeda, hingga bagaimana menyesuaikan respons secara spontan. Hal-hal inilah yang sulit sepenuhnya disimulasikan oleh AI.

Oleh karena itu, manfaatkan AI sebagai media latihan mandiri untuk membangun kebiasaan berbicara. Setelah itu, imbangi dengan praktik langsung agar kemampuan komunikasimu semakin matang.

Tingkatkan Kemampuan Speaking

AI dapat menjadi partner belajar yang praktis, tetapi kemampuan speaking akan berkembang lebih optimal ketika dipraktikkan dalam percakapan nyata bersama pengajar dan teman sekelas. Melalui interaksi langsung, kamu tidak hanya belajar menyusun kalimat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, kelancaran berbicara, serta kemampuan berkomunikasi dalam berbagai situasi.

Di EF EFEKTA for Adults, kamu akan belajar melalui kelas interaktif yang dipandu pengajar bersertifikat dengan kurikulum yang dirancang khusus untuk kebutuhan orang dewasa. Mulai dari percakapan sehari-hari, presentasi, hingga komunikasi profesional, setiap materi disusun agar kamu siap menggunakan bahasa Inggris dalam dunia akademik maupun karier yang lebih cerah!