Menu
EF EFEKTA

English for Adults

Daftar Sekarang

Beranda

Selamat datang di EF

Daftar program

Lihat semua program

Kantor dan sekolah

Kantor terdekat

Tentang EF

Cerita kami

Karir

Bergabung dengan tim kami
Etika yang Perlu Kamu Terapkan Saat Bertemu Klien
Karir & Bisnis

Etika yang Perlu Kamu Terapkan Saat Bertemu Klien

2019.01.21

Untuk menjaga relasi atau hubungan profesional dengan rekan bisnis, etika merupakan suatu hal yang penting. Karena, etika yang kamu tunjukkan akan membuat rekan bisnis merasa nyaman dan yakin untuk melakukan bisnis dengan kamu. Etika juga menjadi salah satu hal yang penting karena berperan dalam menjaga nama baik perusahaan tempat kamu bekerja. Salah satu etika yang perlu kamu perhatikan dengan rekan bisnis yakni saat bertemu dengan klien melalui beberapa cara berikut ini.

Datang Lebih Dulu

Bertemu dengan klien berarti kamu harus siap untuk datang lebih dulu dari klien bisnis kamu. Karena, saat kamu datang tepat waktu atau lebih cepat, maka kamu akan dianggap sebagai orang yang menghargai waktu. Ketika kamu datang lebih dulu di tempat pertemuan, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk menyiapkan materimeetingataugroomingagar lebih menarik saat bertemu dengan kamu. Terlebih, bagi para pebisnis atau klien, waktu jadi hal yang sangat penting untuk itu sebaiknya datanglah lebih dulu agar klien merasa nyaman untuk bekerjasama dengan kamu.

Gunakan Panggilan yang Sopan

Menjaga hubungan baik dengan klien mengharuskan kamu untuk menggunakan panggilan yang tepat saat berkomunikasi. Menggunakan panggilan yang sopan akan membuat klien terkesan karena merasa dihargai sebagaipartnerbisnisnya. Berbagai panggilan yang sopan bisa kamu pilih seperti Bapak atau Ibu jika klien kamu merupakan orang Indonesia. Sementara itu, jika klien kamu merupakan orang asing, maka gunakanlah panggilan dalam bahasa Inggris berupa Sir atau Mr, dan Ms atau Mrs agar klien kamu merasa lebih nyaman.

Jangan Ragu Mengucapkan Terima Kasih

Ucapan terima kasih mungkin terasa sangat sepele dan bisa dengan mudah untuk diucapkan. Tapi, ucapan terima kasih yang kamu berikan bisa membuat klien merasa nyaman dan dihargai. Ucapan terimakasih setelah pertemuan berlangsung dengan senyuman yang tulus akan membuat klien merasa terkesan dan menganggap kamu orang yang bersahabat serta percaya diri. Selain itu, kamu juga bisa mengucapkan terimakasih seperti “thank you for having me” sebelum memulai pertemuan. Sehingga, klien akan semakin yakin untuk melanjutkan kerja sama dengan kamu secara profesional.

Hindari Memotong Pembicaraan

Kamu mungkin sangat antusias dengan topik yang dibahas dengan klien. Tapi, bukan berarti kamu melupakan etika saat bertemu dengan klien begitu saja seperti memotong pembicaraan yang dilakukan klien. Memotong pembicaraan merupakan salah satu hal yang perlu kamu hindari karena akan membuat klien merasa tidak dihargai dan tersinggung. Selain itu, memotong pembicaraan juga tidak akan membuat klien terkesan dengan apa yang kamu sampaikan karena justru membuat kamu jadi terlihat menyebalkan. Oleh karena itu, hindari memotong pembicaraan dan berikan kesempatan klien untuk berbicara saat pertemuan berlangsung. 

Tunjukkan Profesionalitas

Setiap klien tentu sangat ingin bekerja sama dengan orang-orang yang profesional. Karena, profesionalitas bisa menunjukkan seberapa besar dedikasi yang kamu berikan pada perusahaan tempat kamu bekerja. Agar bisa membuat klien terkesan dengan kamu, usahakan agar selalu bersikap profesional saat bertemu dengan klien. Mulailah pertemuan dengan berjabat tangan karena jabat tangan bisa memberikan kesan profesional. Jabat tangan dengan klien juga memerlukan etika seperti hindari jabat tangan yang terlalu erat atau kurang erat karena akan menimbulkan kesan yang kurang baik oleh klien.

Menjaga hubungan baik dengan klien bisa jadi cara terbaik agar bisnis atau pekerjaan yang kamu jalani berjalan sesuai harapan. Untuk itu, jangan lupa untuk menerapkan berbagai etika saat bertemu klien diatas, ya. Selamat mencoba!

Daftar Konsultasi Gratis

Etika yang Perlu Kamu Terapkan Saat Bertemu Klien