Menu
Sekolah Terbaik untuk Anak
Education Advice

Tips Memilih Sekolah Terbaik untuk Anak

Ben Small Stars
Author
Ben
2021.03.08

Urusan memilih sekolah untuk anak tidak jarang membuat orang tua dilema. Apakah Anda merasakan hal yang sama? Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Sebagai orang tua pastinya Anda menginginkan yang terbaik untuk anak, terlebih dalam hal pendidikan. Untuk mewujudkannya, Anda tidak akan sembarangan dalam menentukan sekolah bagi anak. Di sinilah biasanya Anda menghadapi kebingungan tentang sekolah mana yang paling tepat untuk si anak. Guna menangani masalah ini, Anda dapat mempertimbangkan berbagai aspek terkait yang disajikan pada artikel di bawah. Berikut tips berupa faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam memilih sekolah bagi anak.

HORE! Kamu dapat kelas demo GRATIS!

Isi data dirimu pada kolom di bawah ini, dan dapatkan kesempatan untuk mendapat voucher kelas demo GRATIS!* Buruan, penawaran terbatas!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Minat dan Potensi Anak

Dalam menentukan sekolah terbaik bagi anak, pertama-tama Anda harus memahami keinginan dan kemampuan anak. Cari dan pilih sekolah yang dapat mengakomodasi minat dan potensi anak, sehingga ia dapat mengembangkan dirinya. Contohnya, jika anak Anda menaruh kecintaan yang tinggi pada olahraga basket, usahakan untuk memilih sekolah yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler basket untuk mendukung minatnya.

Tidak cukup sampai di situ, Anda juga harus mendiskusikan pilihan Anda dengan anak, apakah yang bersangkutan merasa cocok dan setuju untuk bersekolah di tempat tersebut. Atau, lebih baik lagi jika Anda melibatkan anak sejak dalam proses riset dan penentuan sekolah, pasalnya si anak yang nantinya akan menjalani, bukan orang tua.

Lingkungan Belajar

Lingkungan belajar mencakup lingkungan fisik dan non fisik. Lingkungan fisik berkenaan dengan letak sekolah, kebersihan di sekolah, dan sebagainya. Sementara itu, lingkungan non fisik mengacu pada suasana dan kultur di sekolah. Anda harus memastikan tempat anak Anda bersekolah menjunjung tinggi interaksi sosial dan pergaulan yang sehat. Maksudnya, tidak ada catatan buruk terkait diskriminasi, bullying, atau tindakan yang tidak baik lainnya.

Sekolah adalah rumah kedua bagi anak. Jadi, Anda mesti menempatkan anak di sekolah yang aman dan nyaman. Lingkungan yang demikian akan berpengaruh positif terhadap prestasi anak karena di situ ia dapat belajar dengan baik.

Sekolah Negeri Vs Sekolah Swasta

Sekolah negeri dan sekolah swasta memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan. Dari segi kurikulum, sekolah negeri menerapkan standar yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Adapun sekolah swasta pada umumnya mengikuti kurikulum internasional.

Perbedaan berikutnya yang mencolok terletak pada jumlah siswa. Dalam satu kelas, siswa di sekolah negeri jumlahnya lebih banyak dibanding di sekolah swasta. Akibatnya, tingkat perhatian guru pada saat kegiatan belajar mengajar juga akan berbeda. Dengan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak, guru cenderung memberikan perhatian lebih pada siswa.

Fasilitas di sekolah swasta juga lebih lengkap dan lebih memadai ketimbang sekolah negeri. Misalnya, ruangan belajar di sekolah swasta dilengkapi peralatan yang mengutamakan kenyamanan siswa, seperti AC (air conditioner).

Biaya

Masih berkaitan dengan sekolah negeri vs sekolah swasta, dalam hal biaya, keduanya berbeda. Biaya yang harus dibayarkan di sekolah negeri jauh lebih terjangkau daripada sekolah swasta. Bahkan, ada juga sekolah negeri yang bebas biaya. Sedangkan sekolah swasta kebanyakan mematok biaya yang cukup tinggi.

Jarak dari Rumah

Jarak yang harus ditempuh siswa dari rumah ke sekolah setiap harinya tidak boleh diabaikan begitu saja. Jika jarak terhitung terlalu jauh, maka dapat menyita waktu untuk perjalanan sehingga tidak efektif. Siswa harus berangkat lebih awal dan pulang ke rumah lebih lama. Padahal waktu tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk beristirahat, bermain, atau belajar. Tidak hanya itu, jarak tempuh yang tidak ideal juga akan menguras energi anak ketika berangkat. Akibatnya, si anak jadi tidak bersemangat saat kegiatan pembelajaran di kelas dan performanya selama di kelas jadi kurang maksimal.

Metode Belajar

Pembelajaran yang baik bersifat dua arah. Di mana, siswa di dalam kelas terlibat sebagai subjek yang aktif. Terjadi hubungan timbal balik antara siswa dan guru. Siswa tidak hanya menjadi objek yang pasif atau menyimak penjelasan dari guru saja. Melainkan ia juga turut berperan saat pembelajaran berlangsung, seperti melakukan presentasi, mengajukan dan menjawab pertanyaan, dan lain-lain. Jadi, Anda harus melihat aspek ini sebelum mendaftarkan anak ke suatu sekolah.

Masih menyinggung tentang orang tua yang menghendaki yang terbaik bagi anaknya, Anda juga bisa memberikannya melalui EF, loh! Dengan bergabung di EF, anak Anda akan merasakan pengalaman berbeda dalam belajar bahasa Inggris. Di EF, kami memiliki guru yang profesional dan metode belajar yang unik sehingga anak akan semakin mencintai bahasa Inggris. Tidak mengehrankan jika kemudian kemampuan anak berkembang dengan pesat.

Ada penawaran spesial untuk Anda yang mendaftarkan anak Anda di bulan Maret! Dengan promo seru dari EF, Anda berkesempatan mendapatkan diskon kursus spesial. Anda juga akan diberikan bonus kelas GRATIS* jika mengisi formulir melalui voucher yang ada di laman ini.

Jadi, kenapa masih ragu?

*S&K berlaku

Ben Small Stars
Author
Ben