Menu
juara
News and Lifestyle

Kenalan dengan siswa-siswi pemenang EF International Literacy Day Competition 2021

2021.11.28

Haloha! Sudahkah kamu tahu bahwa EF telah mengadakan International Literacy Day Competition pada tanggal 8 September hingga 8 Oktober 2021? Kira-kira siapa ya yang jadi juaranya?

HORE! Kamu dapat kelas demo GRATIS!

Isi data dirimu pada kolom di bawah ini, dan dapatkan kesempatan untuk mendapat voucher kelas demo GRATIS!* Buruan, penawaran terbatas!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Tema yang diusung dalam kegiatan ini di antaranya yaitu Sudah Inggriskah Kamu?, Majukan Bahasa Inggris di Kotamu!, Internet X Bahasa Inggris: Peran dalam Kemajuan Literasi, dan Mengapa Bahasa Inggris Jadi Modal di Masa Depanmu.

Setelah melewati babak penyisihan yang sangat mendebarkan, telah dipilih 3 pemenang yang lolos ke babak final berdasarkan penilaian dan berhak mendapatkan ▶️ Macbook Pro M1, 📱Samsung Galaxy S21, dan 🔎 Amazon Kindle Fire HD 10 beserta 🔖 Free Course belajar bahasa Inggris di EF.

Sudah penasaran siapa saja mereka yang beruntung? Yuk, kita kenalan dengan mereka. Simak wawancara berikut ini ya! 😉

Ini Dia, Sang Perebut Gelar Juara!

juara 1

Q: Halo! Silakan memperkenalkan dirimu!

Halo semua! Nama saya Andi Tenri Batara Pilla Ma'mur, atau biasa dipanggil saya Pilla. Saya lahir di 📍 Makassar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 22 Mei 2006. Saya adalah siswi kelas 11 yang sedang belajar di SMA Dian Harapan Makassar. Saya suka bermain basket dan mendengarkan musik. Saya telah belajar bahasa Inggris sejak saya berusia 2 tahun.

Q: Bisakah Kamu memberi tahu kami tentang inspirasi utama kamu dalam menulis?

Saya mengambil topik “Mengapa Bahasa Inggris Jadi Modal di Masa Depanmu” karena saya ingin berbagi dan menekankan manfaat bilingual berdasarkan pengalaman pribadi saya. Saya merasa topik ini menjelaskan hal-hal mendasar bagi kita untuk menyadari pentingnya belajar bahasa Inggris sejak muda, karena itu adalah kebutuhan dan konsekuensial untuk karir dan kesuksesan kita di masa depan. Saya berharap manfaat yang saya paparkan dalam tulisan saya ini dapat memotivasi para pembaca untuk terus belajar dengan harapan dapat selangkah lebih maju menuju kesuksesan di masa depan.

Q: Jika dapat melihat diri kamu dalam 10 tahun ke depan, kamu akan menjadi apa? Apakah masih menulis? Mengapa?

Pertama-tama, karena tidak ada yang tahu seperti apa masa depan nanti, saya ingin melihat diri saya menjadi seorang dokter sambil menjalani kehidupan yang bahagia.

Sejujurnya, menulis mungkin saja tidak akan menjadi bagian dari hidup saya di masa depan, seperti melakukannya secara profesional dalam 10 tahun ke depan. Saya biasanya menulis untuk kelas bahasa seperti bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Meski begitu, saya selalu menemukan kesenangan dalam menulis, terutama menulis dalam bahasa Inggris!

Artikel Juara 1 EF International Literacy Day Competition 2021
kompetisi
From Billingual to Intellectual: A Step Ahead of Success with English

Author: Andi Tenri Batara Pilla Ma'mur

"One language sets you in a corridor for life. Two languages open every door along the way" – Frank Smith.

Being a child with bahasa Indonesia as my mother tongue, learning English has immensely broadened my horizons. The impact I felt most during my childhood years is mainly on the social benefits. As a bilingual, I am better equipped to socialize with others who are also bilingual and more likely to befriend people from foreign countries with various traditions and cultural beliefs, therefore, developing a much more open-minded mindset and understanding towards other cultures.


Baca selengkapnya...

Yuk, Kenalan dengan Juara 2 Kita!

juara 2

Q: Halo! Silakan memperkenalkan dirimu!

Halo semuanya! Nama saya Glenn, dan saya berusia 16 tahun. Saya saat ini tinggal di 📍 Jakarta! Sebagai siswa kelas 11 yang belajar di SIS-PIK, saya selalu kewalahan karena tugas sekolah. Tetapi, saya bersyukur karena mempunyai lingkungan sekolah yang sangat luar biasa.

Saya sangat suka tidur dengan wajah yang ditutupi selimut, sambil membaca buku bagus karya Nicola Yoon dan mendengarkan suara hujan, serta berkeliling dunia serta bertemu orang-orang baru, mempelajari adat istiadat dan budaya yang indah, tidak lupa juga menikmati banyak makanan yang enak!

Q: Bisakah kamu memberi tahu kami tentang inspirasi utama kamu dalam menulis?

Inspirasi utama saya dalam menulis adalah isu-isu global, keluarga dan budaya, serta tentu saja, demi tulisan itu sendiri. Meskipun ketiga hal ini tidak memiliki korelasi satu sama lain, ketiganya merupakan hal yang masuk akal bagi saya!

Saya ingin menginspirasi terjadinya perubahan. Saya juga ingin bisa menggambarkan budaya, warisan, dan latar belakang melalui tulisan, dan yang terakhir, saya memandang kegiatan menulis sebagai sebuah pengalaman belajar.

Saya ingin menulis sebanyak-banyaknya tidak hanya untuk meningkatkan cara berpikir, namun juga mengembangkan diri sendiri dari waktu ke waktu.

Q: Jika dapat melihat diri kamu dalam 10 tahun ke depan, kamu akan menjadi apa? Apakah masih menulis? dan mengapa?

Sampai sekarang, Saya sudah sangat tergila-gila dengan menulis. Sebenarnya, saya menulis esai untuk kelas Sastra (jangan beri tahu guru saya, ya!), dan saya adalah salah satu penulis di organisasi tempat kami menerbitkan artikel mingguan, Eudai Zine (@eudaizine di Instagram, check us out!).

Seperti yang telah saya sebutkan di artikel, jika saya menjadi seorang jurnalis, hal tersebut akan terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan, atau apa pun masa depan yang memungkinkan saya untuk mengekspresikan pikiran melalui kata-kata.

Namun, jika saya ingin mengejar karir yang sama sekali tidak berhubungan dengan menulis, saya pasti akan melanjutkannya sebagai hobi!

Saya membayangkan bahwa di usia 26 tahun nanti, saya akan menjadi seseorang yang tidak hanya menikmati hidup, tetapi juga ingin membantu, menggerakkan, dan menginspirasi orang lain melalui kata-kata.

Artikel Juara 2 EF International Literacy Day Competition 2021
juara kompetisi

For Me, For The People, For the Better

Author: Glenn Matthew

“One language sets you in a corridor of life. Two languages open every door along the way.” Frank Smith said, to encourage children around the world to be able to speak two or more languages, for he understood that ideas can get you somewhere; however, with language and communication, that’s how one truly obtains success.

Being born to parents of different heritages, I’ve always been exposed to a plethora of different cultures, customs and languages. My parents, who are both teachers, have stressed the advantages of mastering multiple languages, ever since I was in kindergarten.

Baca selengkapnya...

Juara 3, Sangat Inspiratif!

juara 3

Q: Halo! Silakan memperkenalkan dirimu!

Hai! Nama saya adalah Nadya Azzahra dan saat ini saya adalah seorang siswi senior di SMA Homeschooling Kak Seto Bintaro. Saya tinggal di 📍 Bintaro, Tangerang Selatan. Saya sudah belajar homeschooling selama hampir 2 tahun.

Saya memiliki hasrat untuk menulis, membuat konten, dan kegiatan sosial sebagai aktivis. Saya selalu berusaha untuk menciptakan dampak positif melalui bidang pekerjaan saya dan telah membenamkan diri di beberapa organisasi nirlaba dan pengalaman sukarela dalam satu tahun terakhir.

Kini, kesukaan saya pada kegiatan terkait masalah sosial, termasuk masalah politik dan budaya, hak-hak perempuan-feminisme, pendidikan, masalah lingkungan, keberlanjutan, dan kesehatan mental—kian tumbuh. Ketika saya sedang tidak sibuk menghadiri kelas daring dan menjadi sukarelawan sebagai penulis konten, saya suka menonton film dan serial TV yang sedang populer di Netflix, bergabung dengan Model UN, dan memimpin youth-led initiative yang dipelopori oleh diri sendiri bersama dengan beberapa teman di SMA.

Saya melihat diri sendiri sebagai pribadi yang cukup introvert dan lebih suka menghabiskan waktu sendirian, tetapi saya juga senang untuk melakukan aktivitas di luar zona nyaman. Semoga hal-hal yang telah saya capai dalam hidup ini bisa bermanfaat ke depannya nanti!

Q: Bisakah kamu memberi tahu kami tentang inspirasi utama kamu dalam menulis?

Saya punya minat yang besar untuk menulis sejak masih muda, dan karya sastra telah menjadi suatu hal yang dekat serta penting bagi saya sejak SMA. Mulai dari menulis puisi, cerita fiksi, artikel, bahkan makalah penelitian; Saya menyadari bahwa akan lebih mudah bagi untuk menyampaikan pikiran dan pendapat melalui tulisan.

Saya kira inspirasi terbesar saya dalam semua karya tertulis saya adalah pengalaman pribadi dan nilai-nilai yang sangat saya yakini. Apapun emosi atau pengalaman yang saya alami, saya menulis paragraf pendek di buku harian saya untuk menghargai momen-momen spesial dalam hidup saya.

Saya juga mendapatkan inspirasi dengan tetap update pada apa yang terjadi saat ini. Saya percaya bahwa penting bagi kita kaum muda untuk sadar secara kritis dan saya telah mengerjakan beberapa artikel yang menginformasikan serta mendidik pembaca tentang isu-isu penting yang terjadi di seluruh dunia.

Karena saya telah melatih keterampilan menulis saya, saya memutuskan untuk bergabung dengan EF International Literacy Day Competition 2021 dan menguji keterampilan saya. Sejujurnya itu cukup menegangkan karena saya pikir artikel saya tidak akan cukup baik, tetapi saya menyadari bahwa jika Anda menempatkan jumlah tekad dan usaha yang tepat, Anda dapat dengan mudah mencapai apa pun.

Artikel yang saya kirimkan untuk kompetisi ini berjudul “America, Miley Cyrus & Shakespeare: Retracing My English Origins” di mana saya berbagi tentang pengalaman belajar bahasa Inggris dan bagaimana hal itu dapat membentuk saya menjadi seseorang seperti saat ini.

Saya pertama kali belajar bahasa Inggris ketika tinggal di Amerika pada usia 3 tahun. Saya memiliki kenangan indah tinggal di luar negeri dan saya ingin membagikannya kepada semua pembaca. Ketika dewasa, saya dan keluarga saya melakukan perjalanan ke tempat yang berbeda dan begitulah cara saya diperkenalkan dengan keberagaman budaya, ras, dan bahasa.

Saya juga menghabiskan sebagian besar masa kecil saya untuk menonton Disney Channel dan mengidolakan Miley Cyrus di acaranya, Hannah Montana. Saya juga belajar berbagai hal tentang Sastra Inggris, termasuk menemukan karya William Shakespeare di kelas 7.

Artikel yang saya kirimkan cukup pribadi bagi saya dan untungnya, pengalaman hidup saya cukup menarik bagi saya untuk memenangkan kompetisi ini. Setelah pengalaman ini, saya pasti akan bekerja keras untuk terus meningkatkan kemampuan menulis dan bahasa Inggris saya.

Q: Jika dapat melihat diri kamu dalam 10 tahun ke depan, kamu akan menjadi apa? Apakah masih menulis? Mengapa?

Sejujurnya, saya belum terlalu memikirkan masa depan, setidaknya dalam waktu 10 tahun. Mudah-mudahan pada saat itu, saya akan puas dengan semua pencapaian saya. Tetapi jika saya dapat membayangkan diri saya dalam 10 tahun ke depan, saya mungkin akan menyeruput teh di balkon apartemen saya, tinggal di negara yang tenang dan kuno di luar negeri, menjaga hubungan yang sehat dengan diri saya sendiri, dan yang paling penting, melakukan hal-hal yang saya sukai.

Saya berharap bahwa saya akan benar-benar merasa bahagia dan sukses dengan karir apa pun yang saya pilih. Saya ingin mendirikan bisnis atau organisasi nirlaba, memiliki kesempatan untuk bekerja dengan PBB, dan menulis apa yang ada di dalam isi hati saya; berbagi semua pengalaman menyenangkan saya dengan sekelompok orang.

Saya pikir menulis akan selalu menjadi bagian besar dari hidup saya dan akan selalu menjadi pelarian saya dari kenyataan. Jadi, saya percaya bahwa di mana pun saya berada dalam hidup, menulis akan selalu memberi saya kenyamanan dan membantu saya mengatasi situasi sulit.

Saya juga ingin berkeliling dunia dan mencari petualangan baru. Saya selalu ingin pergi ke Jepang, jadi saya harap saya akan mengunjungi negara itu beberapa kali. Last but not least, saya berharap pada saat saya berusia 28 tahun, saya bisa kembali ke Amerika dan mengunjungi The Capital Building di Washington D.C. seperti yang terlihat di foto ini yang diambil pada tahun 2008.

Artikel Juara 3 EF International Literacy Day Competition 2021
jembatan
America, Miley Cyrus & Shakespeare: Retracing My English Origins

Author: Nadya Azzahra

My eyes followed Miley’s wand in drawing the makeshift Disney sign through my old SONY TV screen. She was on screen for just 10 seconds but for some reason, her iconic Disney Channel wand intro captivated me the most. I tried to mimic her prominent Southern accent, and although I sounded nothing like her, I was starting to get the hang of how people talked in this country.

My family just moved to Maryland, USA a couple of months prior and I was already quite immersed in the culture and everything around that.


Baca selengkapnya...


Wah! Ternyata keren-keren sekali ya pemenang EF International Literacy Day Competition 2021!

Apakah kamu ingin menguasai bahasa Inggris yang keren seperti mereka? Yuk, gabung di EF sekarang juga! Sstt.. kali ini ada kelas demo GRATIS belajar bahasa Inggris loh!

Tertarik ingin mencoba? DAFTAR SEKARANG juga sebelum kehabisan tempatt!! \😄/