Menu
Perbedaan Gerund dan Infinitive
Grammar and Vocabulary

Gerund dan Infinitive, Apa Bedanya?

Ben Small Stars
Author
Ben
2021.02.26

Suka bingung nggak sih tentang perbedaan gerund dan infinitive dalam bahasa Inggris? Sebagian orang memang kerap terjebak dengan gerund dan infinitive, yakni menggunakan keduanya secara terbalik. Supaya hal seperti itu tidak terjadi di kamu, yuk gulir layar gadgetmu ke bawah!

Pernahkah kamu menemukan kesalahan dalam penempatan gerund dan infinitive? Atau bahkan kamu sendiri yang melakukannya?

Penggunaan gerund dan infinitive memang kerap kali tertukar. Di mana, posisi yang seharusnya diisi oleh gerund justru diisi oleh infinitive, dan sebaliknya. Hal seperti itu sepatutnya dihindari dalam bahasa Inggris. Meskipun terkesan membingungkan, tapi Ben telah menyiapkan ulasan yang jelas supaya kamu bisa membedakan di antara keduanya.

Yuk, ketahui perbedaan antara gerund dan infinitive supaya kemampuan bahasa Inggrismu jadi lebih baik lagi!

HORE! Kamu dapat kelas demo GRATIS!

Isi data dirimu pada kolom di bawah ini, dan dapatkan kesempatan untuk mendapat voucher kelas demo GRATIS!* Buruan, penawaran terbatas!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Struktur

Dari strukturnya, gerund dan infinitive cukup mudah dilihat perbedaannya. Gerund adalah dibentuk dengan menambahkan akhiran -ing pada sebuah verb (kata kerja) dasar. Adapun infinitive adalah kata yang dibentuk dengan menambahkan "to" sebelum verb (kata kerja) dasar. Contoh:

  • Eat (verb dasar) + -ing : eating (gerund)

  • To + eat (verb dasar) : to eat (infinitive)

Fungsi/Kegunaan

Secara fungsi, gerund dan infinitive memiliki persamaan sekaligus perbedaan.

Persamaaan
Baik gerund dan infinitive dapat menjadi objek dari sebuah verb (kata kerja) utama. Contoh:

  • She regretted leaving the party so soon. (Dia menyesal meninggalkan pesta begitu cepat.) (gerund)

  • I forgot to bring my lunch box. (Saya lupa membawa kotak bekal makan siangku.) (infinitive)

Berikutnya, gerund dan infinitive juga sama-sama dapat menjadi subjek dari sebuah kalimat. Contoh:

  • Running is my hobby. (Berlari adalah hobiku.) (gerund)

  • To master English is my dream. (Untuk menguasai bahasa Inggris adalah impianku.) (infinitive)

Perbedaan
Gerund bisa menjadi objek dari sebuah preposisi, sedangkan infinitive tidak bisa. Contoh:

  • She is good at painting. (Dia (perempuan) pandai melukis).

Gerund digunakan untuk menyatakan aksi yang riil atau telah selesai dilakukan. Contoh:

  • I considered joining the math olympiad. (Saya mempertimbangkan untuk ikut olimpiade matematika.)

Adapun infinitive digunakan untuk menyatakan aksi yang abstrak atau baru akan dilakukan. Contoh:

  • I'd like you to pick me up tomorrow. (Aku ingin kamu menjemputku besok.)

Verb (Kata Kerja) Utama

Terakhir, supaya kamu makin mudah dalam menentukan kapan harus menggunakan gerund dan kapan harus menggunakan infinitive, kamu dapat melihat verb (kata kerja) utama dalam sebuah kalimat sebagai acuan. Beberapa verb (kata kerja) utama hanya bisa diikuti oleh gerund, dan beberapa verb (kata kerja) utama hanya bisa diikuti oleh infinitive. Ada pula verb (kata kerja) utama yang bisa diikuti gerund ataupun infinitive. Berikut daftarnya:

Verb (kata kerja) yang hanya bisa diikuti gerund diantaranya: avoid, celebrate, consider, delay, dislike, enjoy, excuse, finish, forgive, involve, keep, mind, pardon, postpone, prevent, risk, save, stop, dan lain-lain. Contoh:

  • My mom enjoys cooking so much. (Ibuku sangat suka memasak.)

  • I've just finished writing an article. (Aku baru saja selesai menulis artikel.)

  • Keep reading books every single day, Jihan! (Teruslah membaca buku setiap hari, Jihan!)

  • Do you mind giving me the cupcake? (Apakah kamu keberatan untuk memberiku cupcake?)

  • Can you stop consuming junk food? (Bisakah kamu berhenti mengonsumsi makanan cepat saji?)

Verb (kata kerja) yang bisa diikuti infinitive diantaranya: afford, agree, aim, arrange, bother, claim, consent, decide, demand, determine, fail, guarantee, happen, have, hesitate, hope, offer, pretend, proceed, promise, propose, prove, strive, swear, vow, dan lain-lain. Contoh:

  • Joe can't afford to buy a luxurious car. (Joe tidak mampu membeli mobil mewah.)

  • We agreed to visit Sam's family next month. (Kita setuju untuk mengujungi keluarga Sam bulan depan.)

  • Chelsea decided to take an English course. (Chelsea memutuskan untuk mengambil kursus bahasa Inggris.)

  • Let's pretend to know nothing about the crime. (Mari kita berpura-pura tidak tahu apa-apa tentang kejahatan itu.)

  • I promise to study hard. (Aku berjanji untuk belajar dengan giat.)

Verb (kata kerja) yang bisa diikuti gerund maupun infinitive diantaranya: allow, attempt, begin, cease, continue, deserve, fear, hate, intend, like, love, neglect, omit, permit, prefer, recommend, start, dan lain-lain. Contoh:

  • I love playing football with my friends. (Aku suka bermain sepak bola dengan teman-temanku.) (gerund)

  • I'd love to have a cup of coffee tonight. (Aku ingin minum segelas kopi nanti malam.) (infinitive)

  • He started practicing yoga this morning. (Dia (laki-laki) mulai berlatih yoga tadi pagi.) (gerund)

  • Will you start to learn Korean with me? (Maukah kamu mulai belajar bahasa Korea denganku?) (infinitive)

Setelah mempelajari pembahasan di atas, kini kamu bisa mengantisipasi kekeliruan dalam penggunaan gerund dan infinitive. Dengan begitu, performa kamu dalam berbahasa Inggris jadi meningkat.

Pssst, kalau ingin semakin mahir berbahasa Inggris, bergabunglah di EF! Belajar di EF memberi pengalaman seru yang membuatmu semakin mencintai bahasa Inggris. Ada penawaran khusus bagi pembaca EF Blog yang mendaftar di bulan Februari, lho. Ayo, jangan buang kesempatannya! Tekan tombol pink yang ada di bagian bawah laman ini sekarang!

Ben Small Stars
Author
Ben