Menu
percakapan bahasa inggris
Listening and Speaking

Dialog Bahasa Inggris Mengenai Offering

2020.04.02

Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu hal yang wajib dimiliki oleh hampir seluruh orang kini. Terutama kaum-kaum muda yang ingin melanjutkan pendidikan ataupun baru mencari pekerjaan. Bahkan kemampuan bahasa Asing juga sering menjadi persyaratan untuk menaiki jabatan atau posisi baru yang lebih tinggi di perusahaan.

Kemampuan bahasa asing yang paling sering diminta adalah kemampuan bahasa Inggris yang baik. Hal ini bukan merupakan hal yang aneh mengingat bahwa bahasa Inggris menjadi bahasa yang paling banyak digunakan hampir di seluruh penjuru dunia. Belajar bahasa Inggris juga dapat menggunakan berbagai macam cara. Mulai dari mengikuti kursus bahasa Inggris, atau langsung belajar dengan banyak mengobrol dengan native speaker atau orang asing yang bahasa Inggrisnya merupakan bahasa ibu.

Banyak juga orang-orang yang banyak melakukan travelling atau tinggal di Negara yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa Ibu atau bahasa kedua agar dapat dengan mudah terbiasa dengan menggunakan bahasa Inggris. Namun jika Anda tidak bisa melakukan hal ini, jangan khawatir.

Belajar bahasa Inggris, kursus bahasa inggris atau belajar bahasa apapun, memang akan lebih baik jika dipelajari atau dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan hanya mempelajari teori di kelas saja. Anda bisa melakukan dialog bahasa Inggris di berbagai kesempatan. Hal yang sering Anda temui salah satunya adalah dalam melakukan penawaran.

Penawaran banyak dilakukan, di perusahaan, di sekolah, di pasar dan dimanapun pasti Anda pernah melakukan penawaran bukan? Siapa tahu saat Anda tengah berkeliling Anda bertemu turis yang sedang kebingungan dan dapat menawarkan bantuan. Nah, untuk memperkaya pengetahuan Anda dalam bahasa Inggris, dan untuk mengetahui dialog seperti apa yang bisa digunakan untuk melakukan penawaran atau offering, artikel ini akan menyajikan cara-cara bagaimana membuat sebuah penawaran, menolak atau menerima penawaran beserta contoh dialognya.

HORE! Kamu dapat kelas demo GRATIS!

Isi data dirimu pada kolom di bawah ini, dan dapatkan kesempatan untuk mendapat voucher kelas demo GRATIS!* Buruan, penawaran terbatas!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Making Offer

Hal yang pertama adalah bagaimana membuat sebuah penawaran. Dalam membuat sebuah penawaran atau offering, ada beberapa kata khusus yang pasti digunakan, yaitu:

Can I ...? (Dapatkah aku…?)

May I ...? (Bolehkah aku…?)

Shall I ...? (Bolehkah aku…?)

How about I ...? (Bagaimana jika aku…?)

Would you ...? (Maukah kamu…?)

Do you need something? (Apakah Anda membutuhkan sesuatu?)

Do you need anything? (Apakah Anda membutuhkan apapun?)

I would love to help you… (Saya akan sangat senang membantu Anda…)

I’d be glad to help you… (Saya senang membantu Anda…)

Dalam membuat sebuah penawaran, pastikan menggunakan kata-kata di atas ya agar terdengar atau terlihat sopan.

Accepting Offer

Selanjutnya, adalah menerima penawaran. Untuk menerima tawaran dari seseorang, Anda bisa merespon menggunakan kata-kata di bawah ini:

Thank you, I appreciate your help. (Terima kasih, aku menghargai bantuanmu.)

Yes, please. (Ya, silahkan.)

Yes please, that would be very lovely. (Ya silahkan, itu akan sangat menyenangkan.)

Thank you, how kind of you. (Terima kasih, betapa baiknya kamu.)

Thanks (Terima kasih)

/Yes, please, if you could. (Ya silahkan, jika kamu bisa)

Yes, if you don’t/wouldn’t mind… (Ya, jika kamu tidak keberatan)

That is so nice of you, thank you. (Anda sangat baik, Terima kasih)

That would be great, thank you so much. (Itu akan sangat bagus, Terima kasih banyak)

Declining Offer

Selain membuat penawaran dan menerima penawaran, Anda juga bisa menolak sebuah penawaran. Agar terdengar sopan, Anda bisa menolak penawaran dengan cara berikut:

No, thanks. (Tidak, terima kasih.)

It’s okay, I can do it by myself. (Oke, aku bisa melakukannya sendiri.)

Don’t worry, I will do it by myself. (Jangan khawatir, aku akan melakukannya sendiri.)

Thanks, but I prefer not to bother you. (Terima kasih, tapi aku tidak ingin menganggumu)

Setelah mengetahui dasar-dasar bagaimana membuat sebuah penawaran, menerima penawaran dan menolak penawaran, sekarang mari kita lihat contoh dialog yang menggambarkan masing-masing situasi.

Contoh Dialog 1

Aris : What are you doing, Deb?

(Apa yang sedang kamu lakukan, Deb?)

Deby : I’m replying e-mail from client and writing 10 articles about travelling.

(Aku sedang membalas email dari klien dan menulis 10 artikel tentang jalan-jalan)

Aris : Wow, you are so busy, right?

(Wah, kamu sangat sibuk ya?)

Deby : Yeah. I’m so stressful.

(Iya, ini membuatku stress)

Aris : Shall I do your half job?

(Haruskah aku mengerjakan sebagian pekerjaanmu?)

Deby : Really? You must be kidding me.

(Yang benar? Kamu pasti bercanda)

Aris : I’m so serious, Deb. How?

(Aku serius Deb, bagaimana?)

Deby : Thank you so much, Aris. I appreciate your help.

(Terima kasih banyak Aris. Aku menghargai bantuanmu)

Aris : most welcome, Deby.

(Sama-sama Deby)

Contoh dialog di atas menunjukkan contoh penawaran dengan kalimat shall I do your half job?. Selain itu, dalam dialog di atas juga menunjukkan contoh menerima penawaran dengan kalimat Thank you so much, I appreciate your help. Dalam kalimat ini, pelaku menerima tawaran pelaku lainnya dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan terhadap penawaran tersebut.

Contoh Dialog 2

Lana: Hi Yara, what are you doing? Let’s go the game tonight!

(Hai Yara, apa yang sedang kamu lakukan? Ayo pergi ke pertandingan malam ini)

Yara: Hi Lana, I would love to but I don’t think I can. I have this chemistry assignment which due is tomorrow morning.

(Hai Lana, aku ingin pergi tapi sepertinya aku tidak bisa. Aku masih ada tugas kimia yang deadlinenya besok pagi)

Lana: Ah that one, I finished mine though. Do you want me to help yours?

(Ah iya tugas itu, aku sudah selesai. Kamu ingin aku membantumu?)

Yara: That’s a very nice of you Lana, but you got a game to play. You won’t finished it by the time the play starts. It’s okay. Thank you though, I appreciate it.

(Kamu baik sekali Lana, tapi kamu ada pertandingan kan. Kamu tidak akan selesai sebelum pertandingan dimulai. Tidak apa-apa, dan Terima kasih, aku sangat menghargai itu)

Lana: Okay then, just get my book at my desk if you want to look at it. See you Yara!

(Baiklah kalau begitu, ambil saja bukuku di mejaku jika kamu ingin melihatnya. Sampai jumpa Yara!)

Yara: Bye, and good luck!

(Sampai jumpa, dan semoga beruntung!)

Dari dialog kedua, dapat kita lihat bahwa terjadi bentuk penawaran yang dilakukan menggunakan kalimat “Do you want me to help yours?.” Yang kemudian dijawab dengan sebuah penolakan terhadap penawaran yang dilakukan dengan pernyataan “That’s a very nice of you Lana, but you got a game to play. You won’t finished it by the time the play starts. It’s okay. Thank you though, I appreciate it.”

Di atas adalah contoh kalimat yang bisa Anda gunakan untuk membuat penawaran, menerima dan menolak sebuah penawaran. Anda juga bisa melihat contoh dialog untuk mempermudah Anda dalam melihat langsung penggunaan contoh kalimat-kalimat offering dalam bahasa Inggris. Selamat belajar!