Menu
Cerita-pendek-Petualangan-Mencari-Boneka-Misterius-1
Reading and Writing

Cerita pendek: Petualangan Mencari Boneka Misterius

Ben Small Stars
Author
Ben
2021.09.09
membaca-buku

Apakah kamu suka membaca cerita pendek? Cerita apa yang sering kamu baca? Cerita pendek yang biasa disebut dengan cerpen ini merupakan karya sastra dalam bentuk tulisan yang akan mengajak kamu untuk mengikuti beragam kisah di dalamnya.

Pada umumnya, cerpen hanya akan berfokus pada satu masalah utama yang dialami oleh tokoh tersebut. Karena relatif pendek, pembacanya akan lebih mudah memahami alur cerita yang diberikan.

Penasaran bagaimana alur tersebut dapat membawa imajinasi kamu berpetualang di dalamnya? Berikut cerpen tentang petualangan mencari boneka misterius khusus untuk kamu! Yuk, mari kita baca ;)

HORE! Kamu dapat kelas demo GRATIS!

Isi data dirimu pada kolom di bawah ini, dan dapatkan kesempatan untuk mendapat voucher kelas demo GRATIS!* Buruan, penawaran terbatas!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Petualangan Clora dan Boneka Misterius

Pada suatu senja yang indah, seorang anak kecil bernama Clora berdiri sambil memeluk boneka kesayangannya. Sesekali ia memejamkan mata sambil merasakan angin yang menerpa tubuhnya.

Saat ini Clora sedang berada di atas bukit bersama Tom dan Fleet. Mereka adalah sahabat Clora yang selalu menemani Clora di mana pun Ia berada. Orang-orang yang melihatnya pasti akan mengira bahwa Tom, Fleet, dan Clora seperti kakak adik yang selalu bersama dalam situasi apa pun.  

“Sudah mau malam rupanya,” kata Tom.

“Kenapa memang? Apakah kau takut jika kita terjebak di bukit ini dan dimakan binatang buas?” tanya Fleet.

“Tidak! Aku adalah Tom Thunder si pemberani. Aku tidak takut dengan binatang buas!” sahut Tom.

“Apakah kalian lupa? Di bukit ini tidak ada binatang buas, lagi pula kita hanya butuh sekitar… Hm.. mungkin beberapa langkah untuk sampai ke rumah,” sahut Clora.

“Hahahaha Clora kau menggagalkan rencanaku untuk menakutinya.” Fleet pun tertawa sambil melihat muka Tom yang cemberut.

“Teman-teman aku ingin pulang. Tidak baik kita berada di bukit malam-malam,” ucap Clora sambil membawa boneka kelincinya pergi.

Bye Clora!” sahut Tom dan Fleet.

Sepanjang jalan, Clora menghitung langkahnya dari bukit ke rumah. Clora ingin membuktikan kalau rumahnya memang dekat dengan bukit tadi. Tiba-tiba pada hitungan ke dua puluh Clora tersandung batu dan terjatuh.

“Aw!” teriak Clora.

Tom dan Fleet pun berlari menghampirinya.

“Clora, apakah kau baik-baik saja?”

“Iya, aku hanya tersandung batu itu,” jawab Clora sambil menunjuk ke arah batu kecil.

Ketika Clora bangun dan berdiri, Ia merasakan hal yang aneh. Boneka kelincinya tiba-tiba menghilang.

“Tom, apakah kau menyembunyikan boneka kelinciku?” Tanya Clora.

“Tidak Clora. Mungkin Fleet?” Tom dan Clora melihat Fleet sambil mengharapkan jawaban dari Fleet. Fleet menggelengkan kepalanya.

“Bukankah tadi kau memeluknya?” tanya Fleet kepada Clora.

Clora pun memberikan tatapan sedih pada Tom dan Fleet.

“Apakah boneka kelinci itu dimakan oleh binatang buas?” tanya Tom, Fleet pun tertawa mendengarnya.

“Tidak ada binatang buas di sini Tom. Kalau ada, dia akan menerkam kita terlebih dahulu,” ujar Fleet.

Tiba-tiba terdengar suara aneh layaknya irama trompet. Suara itu seperti berasal dari bawah tanah. Fleet yang sangat teliti itu pun melihat hal aneh dari batu kecil yang membuat Clora terjatuh. Ia mengambil batu kecil itu dan memberikannya pada Clora.

“Clora, ternyata batu ini yang mengeluarkan suara.” Ujar Fleet.

Clora mengambil batu dari Fleet dan menggoyangkan batu itu dengan sangat kencang. Akhirnya suara aneh itu berhenti. Namun, batu itu mengeluarkan cahayanya seperti kilauan emas. Cahaya ini membuat Clora, Tom, dan Fleet tidak bisa melihat apa pun sampai ….

“Hai, aku ada di sini. Tolong bantu aku untuk …”

Terdengar suara seperti seseorang yang sangat asing meminta bantuannya. Clora pun membuka matanya dan terkejut saat mengetahui bahwa dirinya, Tom, dan Fleet sudah berada di dalam hutan.

Mereka bertiga pun saling memandang satu sama lain.

“Ini lucu. Tidak mungkin kita berada di sini. Di mana ini? Kenapa hutannya seperti tidak bernyawa? Lihatlah daun itu, mereka tampak layu dan akan mati dalam waktu dekat,” ujar Fleet.

“Fleet, Tom! Ada boneka kelinci di atas pohon!” teriak Clora sambil kegirangan.

Namun, boneka kelinci itu tiba-tiba menghilang.

“Apakah kau mengkhayal? Sepertinya kita harus pulang. Di sini sangat menakutkan,” ucap Tom.

“Aku juga mendengarnya. Tapi suara itu menghilang. Apakah mungkin itu suara boneka kelinci Clora?” tanya Fleet.

“Kalau memang benar, apakah kalian akan menemaniku mencari boneka kelinci?” tanya Clora kepada Tom dan Fleet sambil menjulurkan tangannya ke depan seraya memberi isyarat untuk melakukan sebuah petualangan baru.

“Tentu saja!” Fleet pun meletakkan tangannya di atas tangan Clora.

“Oke, oke, demi Clora aku akan ikut. Tapi nanti belikan aku permen ya!” seru Tom.

“Tom Thunder si pemberani masih menyukai permen?” ucap Fleet sambil tertawa.

“Apa salahnya? Permen itu bisa membuatku kuat seperti sekarang,” ujar Tom sambil memperlihatkan otot tangannya.

“Jadi, apakah kau ikut Tom?” Tanya Clora.

“Pasti!” Tom meletakkan tangannya di atas tangan Fleet dan Clora.

Mereka pun siap untuk melakukan sebuah petualangan baru!

Mencari boneka misterius!

-- Bersambung


Apakah petualangan Clora, Tom, dan Fleet untuk mencari boneka kelinci yang hilang akan berhasil? Kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya?

Sebelum melanjutkan perjalanan mereka berikutnya di Cerita pendek: Petualangan Mencari Boneka Misterius 2, kamu bisa ikut kelas demo GRATIS kursus belajar Bahasa Inggris di EF dengan mengisi formulir yang ada di halaman ini.

Jadi, tunggu apalagi? Daftar sekarang!

Ben Small Stars
Author
Ben