Perbedaan Ain’t, Gotta, Gonna, dan Wanna

2019.04.09
Perbedaan Ain’t,  Gotta,  Gonna, dan Wanna

EFriends pasti sering mendengar kata Ain’t, Gotta, Gonna, dan Wanna di dalam lagu ataupun film bahasa Inggris kan. Memang apa sih arti Ain’t, Gotta, Gonna, dan Wanna? Keempat kata tersebut merupakan singkatan dan biasa diucapkan dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari (bahasa gaul Inggris). Keempat kata tersebut merupakan kata yang tidak baku. Jadi, jangan digunakan di dalam tulisan dan percakapan formal yaa. Apa saja perbedaan empat kata tesebut? Simak penjelasan berikut yaa

Penggunaan Ain’t

Ain’t memiliki arti tidak. Ain’t biasa digunakan untuk menyingkat auxiliary for adjective (kata bantu untuk kata sifat) dalam bentuk negatif, seperti is not, am not, are not. Bisa juga untuk menyingkat have not, dan has not.

Contoh kalimat

Tidak formal : I offer him drink. But he says he ain’t thirsty

Formal            : I offer him drink. But he says he is not thirsty

Translation   : Aku menawarkan dia minum. Tapi dia mengatakan dia tidak haus

 

Tidak formal : She ain’t in Jakarta anymore

Formal            : She is not in Jakarta anymore

Translation   : Dia tidak di Jakarta lagi

 

Tidak formal : I ain’t smart student, but I study hard

Formal        : I am not smart student, but I study hard

Translation   : Aku bukan murid pintar, tapi aku belajar dengan giat.

Penggunaan Gotta

Gotta merupakan singkatan dari kata got to. Gotta memiliki arti harus . Kata ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu keharusan yang cukup mendesak.

Contoh kalimat

Tidak formal : He has something something to say. He gotta tell me now

Formal : He has something something to say. He got to tell me now

Translation : Ada sesuatu yang ia ingin katakan kepadaku. Ia harus mengatakannya kepadaku sekarang

 

Tidak formal : Our parent is watching you. You gotta make them proud

Formal : Our parent is watching you. You gotta make them proud

Translation : Orang tua kita menontonmu. Kamu harus membuat mereka bangga

 

Tidak formal : University exam is getting closer. I gotta study harder

Formal : University exam is getting closer. I got to study harder

Translation : Ujian universitas semakin dekat. Aku harus belajar lebih giat

Penggunaan Gonna

Kata ini paling sering digunakan dalam percakapan atau dialog. Gonna merupakan singkatan dari going to dan memiliki arti akan.

Contoh kalimat

Tidak formal : I am gonna text you after school

Formal : I am going to text you after school

Translation : Aku akan menghubungi kamu setelah pulang sekolah

 

Tidak formal : Ryan is very sick. We are gonna visit him at noon

Formal : Ryan is very sick. We are going to visit him at noon

Translation : Ryan sedang sakit. Kami akan menjenguknya siang nanti

 

Tidak formal : Coach believes his team is gonna win this game

Formal  : Coach believes his team is going win this game

Translation : Pelatih percaya timnya akan memenangkan pertandingan ini

Penggunaan Wanna

Wanna merupakan singkatan dari want to yang berarti ingin.

Contoh kalimat

Tidak formal : Today is very hot. Marsha wanna eat some ice cream

Formal : Today is very hot. Marsha wants to eat some ice cream

Translation : Hari ini sangat panas. Marsha ingin makan es krim

 

Tidak formal : Exam is over. Do you wanna go to theme park with me tomorrow?

Formal : Exam is over. Do you want to go to theme park with me tomorrow?

Translation : Ujian telah usai. Apakah kamu mau pergi ke taman hiburan denganku besok?

 

Tidak formal : I don’t wanna be alone. So I go to John’s house

Formal : I don’t want to be alone. So I go to John’s house

Translation : Aku tidak mau sendirian. Jadi aku pergi ke rumah John

Nah, sekarang EFiends sudah tau kan arti dan penggunaan Ain’t, Gotta, Gonna, dan Wanna dalam bahasa Inggris? Mudah kan? Ada berbagai cara seru untuk belajar bahasa Inggris. Penasaran? Yuk belajar di EF dan dapatkan diskon spesial hingga Rp 2,45 juta dan bonus merchandise eksklusif! Klik April Seru untuk mendapatkan diskonnya.

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_d97d4db57eff26f606f59a93221e257a', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_d97d4db57eff26f606f59a93221e257a', '1569238155', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)