Menu
Cerpen: Elise dan Misteri Peri Bunga 2
Reading and Writing

Cerpen: Elise dan Misteri Peri Bunga 2

Ben Small Stars
Author
Ben
2021.10.27

Apakah kamu sudah membaca cerita pendek yang berjudul Cerpen: Elise dan Misteri Peri Bunga 1?

Jika sudah, yuk baca kelanjutan ceritanya di bawah ini! 😉

Yuk, coba kelas demo GRATIS!*

Mau kursus di EF? Coba kelas demo gratis* di EF center terdekatmu!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Bagian kedua

Pagi-pagi sekali Elise pergi ke pasar dengan menyipitkan matanya ke kanan dan ke kiri. Setelah situasi telah aman, Ia pun masuk ke toko bunga milik paman Doli lalu menutup pintu tokonya dengan sangat perlahan.

Excusme, Mr. Doli. Are you there?” bisik Elise.

Who is there? I’m here,” teriak paman Doli yang sedang menyiram bunga di taman belakangnya.

Elise pun menghampiri paman Doli.

“Paman Doli, aku Elise. Apakah kau punya bunga mawar yang segar?” tanya Elise.

“Tentu saja. Semua mawar di sini segar dan bugar karena aku telah merawatnya dengan sangat baik,” tutur paman Doli.

“Wah akhirnya … Bisakah aku membelinya satu tangkai yang paling cantik?” tanya Elise dengan tatapan yang senang.

“Aku rasa kau membutuhkannya untuk membuktikan bahwa peri itu ada kepada teman-temanmu, right?” ungkap paman Doli.

“Bagaimana kau bisa tahu? Bahkan aku tidak mengatakan itu tadi,” Elise terkejut dan khawatir karena rencananya sudah terbongkar.

Paman Doli pun hanya tersenyum dan pergi mengambil pot bunga mawar yang cantik, lalu memberikannya kepada Elise.

“Bagaimana bisa bunga ini begitu cantik?” tanya Elise dengan mata yang berbinar-binar melihat bunga yang diberikan Paman Doli.

“Kau akan menemukan jawabannya nanti … dan itu gratis untukmu,” ucap Paman Doli sambil tersenyum ramah.

“Terima kasih paman Doli, terima kasih banyak!”

---

Sesampainya di rumah, Elise memandangi bunga yang diberikan paman Doli dan meletakkannya di taman. Bunga itu sangat cantik. Seolah-olah memberi senyuman hangat untuk Elise.

“Hi Elise,” sapa Clarence dan Mr. Nobody.

Elise hampir saja lupa akan janjinya untuk membuktikan keajaiban peri kepada Clarence dan Mr. Nobody.

“Apakah itu bunga mawarku?” tanya Mr. Nobody yang hendak mengambil bunga mawar cantik itu.

Stop!” seru Elise.

Clarence dan Mr. Nobody tampak kebingungan dengan tingkah laku Elise.

“Ada apa Elise? Bunga ini hidup kembali. Kini aku percaya bahwa peri itu ada,” tutur Mr. Nobody.

“Ya, aku juga. Kau hebat Elise,” sambung Clarence.

Elise pun bingung. Entah kenapa dia tidak rela jika bunga mawar dari paman Doli diberikan kepada Mr. Nobody. Baginya, bunga mawar ini berbeda dari yang lainnya. Warna merah yang dipantulkan oleh bunga ini sangat cerah dan membuatnya terpana akan keindahan bunga itu.

“Atau jangan-jangan, apakah kau menggunakan sihirmu sendiri untuk menghidupkan bunga Mr. Nobody yang hampir mati tadi malam?” sindir Clarence.

“Hahaha aku lebih percaya peri daripada kekuatan sihir yang dimiliki Elise,” pungkas Mr. Nobody.

“Jawab Elise, mengapa kau diam saja?” tanya Clarence dengan wajah bingung melihat ekspresi Elise yang sangat kaku.

“Eum … jadi gini,”

Belum sempat Elise melanjutkan pembicaraannya, tiba-tiba Daniel datang sambil membawa pot bunga layu dari dalam rumah.

“Elise, mengapa kau belum memberikan bunga ini?” tanya Daniel menginterupsi.

“Ibu …” lirih Elise.

“Hi Clarence dan Mr. Nobody. Apakah ini bunga milik kalian?” sahut Daniel sambil memberikan pot bunga mawar layu itu kepada Mr. Nobody.

“Elise, jadi …” gumam Mr. Nobody.

“Betul teman-teman. Maafkan aku. Aku tidak bisa membuktikan bahwa peri itu ada kepada kalian. Bunga itu tidak akan tumbuh segar apabila tidak dirawat dengan baik. Maafkan aku,” lirih Elise sambil menangis.

“Elise, …”

“Maafkan aku. Tidak ada peri di dunia ini. Itu semua hanya khayalanku saja. Seharusnya aku tidak terobsesi dengan peri, aku … aku … hiks,” Lanjut Elise dengan tersedu-sedu.

“Aku ada di sini,”

Tiba-tiba terdengar bisikan di telinga Elise. Elise pun membuka matanya dan melihat ke arah samping, dan …

“Haaa!” Teriak Elise dan tak sengaja mendorong peri bunga menjauh dari hadapannya.

“Elise, kau mendorong peri kecil itu,” pungkas Clarence.

“Ba-bagaimana bisa? Apakah kalian melihatnya?” tanya Elise.

“Tentu saja, peri itu keluar langsung dari bunga mawar indahmu ketika kau menangis. Aku pun sangat terkejut,” lontar Mr. Nobody.

Peri bunga pun mendekatkan dirinya ke arah bunga yang sedang dipegang oleh Mr. Nobody. Tiba-tiba peri itu mengeluarkan cahayanya sambil memutari bunga dari bawah hingga ke atas.

Semua yang sedang melihatnya pun terkagum. Bahkan Daniel, ibunya Elise masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.

Hingga pada akhirnya terlihat bunga mawar Mr. Nobody yang sudah kembali segar dan mengeluarkan kelopak merahnya yang cantik.

“Yey, selesai!” ucap peri bunga dengan girang. Ia pun menghampiri Elise dan menghapus air mata Elise sambil tersenyum.

“Elise, terima kasih sudah membawaku kesini. Akhirnya aku bisa menghidupkan kembali bunga itu dan bertemu denganmu. Sampai jumpa lagi, Elise!” pamit peri bunga kepada Elise lalu terbang ke atas langit.

Sejujurnya, Elise masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ini sungguh keajaiban! Ternyata bunga yang diberikan oleh paman Doli adalah bunga ajaib. Elise pun kembali percaya diri dan memasang ekspresi mengintimidasi kepada Clarence dan Mr. Nobody.

“Bagaimana teman-teman, kalian sudah percaya kan bahwa peri itu ada?” tanya Elise dengan percaya diri.

“Baiklah Elise. Kami percaya padamu,” ucap Clarence.

“Terima kasih Elise, akhirnya aku tidak perlu membuang bunga ini!” seru Mr. Nobody.

“Jangan! Kau harus merawatnya dengan baik, karena mungkin saja peri itu tidak akan datang lagi. Oleh karena itu, rawat dan berikan cintamu agar bunga itu tidak sedih lagi hingga layu,” sanggah Elise.

“Benar sekali. Yuk kita sama-sama merawat tumbuhan yang ada di sekitar kita. Kalau bukan kita, siapa lagi?” sahut Daniel.

Tamat


Berdasarkan cerpen di atas, apa pesan dan kesan yang sudah kamu dapat? Jika kamu sudah menemukannya, kamu bisa menulisnya di buku atau dijadikan sebagai quotes of the day untuk membuatmu lebih mencintai tanaman.

Tapi, apakah kamu percaya bahwa peri itu ada? Hmm … sambil memikirkannya, bagaimana jika kamu ikut bergabung dalam kelas demo GRATIS untuk belajar bahasa Inggris bersama di EF? Di sini kamu akan diajarkan banyak sekali cara mudah dan cepat belajar bahasa Inggris dengan metode pengajaran yang seru.

Tertarik ingin mencoba? DAFTAR SEKARANG juga! 😉

Ben Small Stars
Author
Ben