Menu
penggunaan should
Grammar and Vocabulary

Penggunaan Kata Should, Would, dan Could

grammartata bahasakalimat sehari-hari
2020.04.20

🔗Modals dalam bahasa Inggris berfungsi untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability (kemampuan), necessary(kebutuhan), dan possibility (kemungkinan). Selain itu fungsi modals can, could, may, might, will, would, shall, should, must dan ought to semuanya terbilang ke dalam phrase modal verb.

Ketika Anda mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan, tentu hal yang akan Anda lakukan adalah meminta bantuan kepada seseorang di sekitar Anda. Dalam proses 🔗belajar bahasa Inggris kita mengenal beberapa kata yang berfungsi sebagai kata permohonan atau permintaan, yaitu modals. Modals merupakan bentuk dari Auxuliary Verb atau kata kerja bantu yang berfungsi mendampingi kata kerja utama. Karena itu Modals ditempatkan sebelum kata kerja utama atau main verb untuk melengkapi atau memodifikasi makna dari kata kerja tersebut.

Beberapa fungsi modals 🔗(kata kerja bantu ) adalah untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability (kemampuan), necessary (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan) selain itu fungsi modals dalam bahasa Inggris menjadi kata kerja bantu dan tidak dapat berdiri sendiri.

Can, could, may, might, will, would, shall, should, must dan ought to masuk kedalam kata bantu ini, namun yang akan dibahas di artikel ini adalah bagaimana membedakan kata Should, Would, dan Could. Ketiga kata ini memang terdengar dan terlihat sama. Dalam susunan hurufnya pun hanya berbeda pada awalannya saja.

Would, should, dan could sendiri merupakan bentuk kata lampau. Untuk lebih mengenal penggunaan kata should, would dan could dalam bahasa Inggris, mari kita bahasa satu persatu.

Selamat, Kamu Dapat Voucher dari EF!

Isi data dirimu pada kolom di bawah ini untuk klaim voucher diskon 10%* sampai tanggal 31 Oktober 2020. Yuk, keburu kehabisan!

Incorrect phone number
Daftar Sekarang!

Dengan menekan tombol Daftar Sekarang, Anda menyetujui Kebijakan Privasi EF serta bersedia menerima penawaran dari EF.

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Should

Should memiliki makna seharusnya, kata should sendiri merupakan bentuk lampau dari shall, namun cara penggunaan sedikit berbeda. Penggunaan Shall biasanya digunakan bersamaan dengan subjek We. Aturan penggunaan kata Shall memang hanya dipakai untuk We saja, bukan You, dan lainnya.

Pertama, kata should dapat digunakan untuk mengekspresikan suatu tugas atau sesuatu yang memiliki keharusan untuk dilakukan (duty or obligation). Contohnya:

“You should tell her the truth” atau “They should pay the fees in time.”

Selain itu, kata Should juga bisa digunakan pada conditional clause / sentence untuk mengekspresikan kemungkinan atau pengandaian (possibilities or suppositions).

Seperti: “If he should come, ask him to wait” atau “Should it rain, there will be no match today.”

Contoh kalimat di atas memiliki arti yang sama dengan kalimat “If it rains, there will be no match today.” Yang jika di artikan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti “Jika hari ini hujan, pasti tidak akan ada pertandingan hari ini.”

Ketiga, kata should dapat digunakan untuk menanyakan sesuatu. Misalnya:

“Should I buy another pizza for dinner?” atau “Should I take a bus to school tomorrow?”

Kedua kalimat diatas memiliki arti yang sama dengan kalimat “Am I supposed to buy another pizza for dinner?” dan “Am I supposed to take a bus to school tomorrow?” yang jika di artikan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti: “Haruskah saya membeli pizza untuk makan malam?” dan “Apakah saya harus naik bis ke sekolah besok?.”

Terakhir, kata should juga dapat digunakan untuk menyampaikan sebuah kemungkinan. Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

“If you come again this Monday, your passport should be finished.” atau “If you go into that room, you should see Mr. Albert there.”

Kedua kalimat contoh di atas memiliki kata should yang berarti probably atau ‘mungkin’. Kalimat pertama memiliki arti yang sama dengan kalimat “your passport probably will be done when you come in Monday.” Yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, memiliki arti “Passport Anda mungkin sudah selesai saat Anda kembali lagi hari Senin.”

Kalimat kedua memiliki arti yang sama dengan kalimat “Mr. Albert probably will be in that room.” atau jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, memiliki arti “Kalau Anda masuk ke dalam ruangan itu, Anda mungkin akan menemukan Mr. Albert disana.”

Would

Selanjutnya kata Would, Would merupakan bentuk lampau dari will. Kata would digunakan ketika Anda mengajukan pertanyaan dengan kata yang sopan, misalnya seperti dibawah ini:

Would you help me to fixing my car?” Atau “Would you like to be in my team for the science class project?”

Kalimat diatas memiliki arti yang sama dengan “Do you want to help me fixing my car?” dan “Do you want to be in my team for the science class project?” yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti “Apakah Anda bersedia membantu saya untuk membetulkan mobil saya?” dan “Apakah Anda inigin bergabung dengan kelompok saya untuk proyek kelas sains?”

Selain sebagai kata permohonan, kata “Would” juga dapat digunakan untuk mengekspresikan sebuah permintaan secara sopan, tidak jauh berbeda dari situasi sebelumnya. Untuk lebih jelas, lihat contoh berikut:

“I would like more tea, please” yang memiliki arti yang sama dengan “I want more tea please.”

Kalimat diatas dapat diartikan ke dalam bahasa Indonesia sebagai “Saya ingin teh lagi, tolong ambilkan.”

Selanjutnya, would juga dapat digunakan untuk menjelaskan kebiasaan di masa lampau. Misalnya:

“My father would be mad every time I get home more than 🔗9 PM.

Kalimat diatas memiliki arti yang sama dengan kalimat “Whenever I get home passed 9 PM, my father get mad at me.” Atau “Ayah saya biasanya akan marah jika saya pulang ke rumah lebih dari jam 9 malam.”

Selanjutnya, kata would juga dapat digunakan untuk menjelaskan sebuah tujuan. Contoh:

“Jonas said he would try to diet.” kalimat ini memiliki arti yang sama dengan kalimat “Jonas said he has an intention to go diet.” / “Jonas mengetakan ia akan melakukan diet.”

Terakhir, kata would bisa digunakan untuk menunjukkan if clause atau sebuah pilihan. Lihat contoh berikut:

“If I lived in London, I would go to the Oxford University.” dan “I would rather work alone than to be on the same team with him.”

Kalimat pertama menunjukkan penggunaan kata would untuk if clause, yang memiliki arti “Jika saya tinggal di London, saya akan sekolah di Oxford.” Sedangkan kalimat kedua, menunjukkan penggunaan kata would untuk sebuah pilihan atau untuk menggantikan prefer to. Kalimat ini memiliki arti yang sama dengan “I prefer to work alone than to be on the same team with him,” atau “Saya memilih untuk bekerja sendiri dibandingkan bekerja dengan dia.”

Could

Kata Could merupakan bentuk lampau dari can. Kata could lebih menekankan pada kebisaan / kesanggupan. Contohnya adalah:

“When I was young, I could ran for 100 miles without getting tired.”

Dalam kalimat permintaan, penggunaan kata could lebih terlihat formal atau lebih sopan. Seperti:

Could you help me, please?” atau “Could you tell me where the post office is, please?”

Kata could juga dapat digunakan untuk menunjukkan sebuah kemungkinan dan ketidakpastian. Untuk lebih jelasnya, lihat contoh berikutL

“You passed all the requirements, you could get the job.” Kalimat ini menunjukkan sebuah kemungkinan, yang memiliki arti “Anda memenuhi seluruh persyaratan, Anda bisa mendapatkan pekerjaan itu.”

“I hate to admit this, but you could be right.” Kalimat ini menunjukkan sebuah ketidakpastian. Kaliamt tersebut juga memiliki arti yang sama dengan “you may be right” yang jika diartikan kedalam bahasa Indonesia, memiliki arti “Anda bisa jadi benar.”

Penggunaan ketiga kata tersebut memang memiliki makna hampir sama, namun bukan berarti kita dapat menggunakan salah satu kata tersebut secara bebas. Anda tetap harus menyesuaikan dengan siapa Anda bicara dan dalam situasi apa Anda bicara. Semoga bermanfaat, dan selamat belajar.