Panduan Latihan Menulis: Menulis Esai Argumentatif

2018.04.27
Panduan Latihan Menulis: Menulis Esai Argumentatif

Jika kamu telah membaca artikel-artikel di bawah ini:

  1. Tips menulis esai argumentatif
  2. Frase berguna untuk mengungkapkan opinimu
  3. Bagaimana cara menulis pernyataan tesis yang kuat?
  4. Contoh esai argumentatif 

Apakah kini kamu ingin berlatih menulis esai argumentatifmu sendiri? Kamu bisa menulis esaimu dengan cara mengikuti panduan di bawah ini:

 

  1. Paragraf Pengantar
  • Paragaraf pengantar berfungsi untuk menciptakan “panggung” atau konteks atas hal yang akan kamu perdebatkan.
  • Berikan informasi singkat tentang latar belakang masalah. Bagian ini berfungsi untuk memberikan informasi dasar yang diperlukan oleh pembaca untuk bisa memahami argumenmu.
  • Paragraf pengantar harus diakhiri dengan pernyataan tesis yang merangkum opinimu (apa yang kamu perdebatkan) serta berbagai alasan untuk mendukung opini tersebut. (tautan ke artikel: Bagaimana cara menulis pernyataan tesis yang kuat?)

 

  1. Isi Argumen
  • Semua bukti yang kamu sertakan dalam bagian ini harus mendukung argumenmu. Ini adalah inti esaimu. Bagian ini biasanya dimulai dengan menuliskan sebuah pernyataan umum yang kemudian didukung oleh detail atau contoh yang spesifik. Tergantung pada seberapa panjang argumenmu, maka kamu mungkin akan perlu menuliskan 1-2 paragraf yang membahas masing-masing alasan atau jenis bukti secara seksama.

 

III. Membahas Sisi Lawan

  • Tuliskan apa pendapat lawan tentang argumenmu. Hal ini akan menunjukkan bahwa kamu telah berpikir kritis atas topik tersebut. Membahas sisi lawan sebenarnya akan membuat argumenmu menjadi lebih kuat!
  • Bagian ini biasanya berupa sebuah paragraf yang diletakkan sebelum kesimpulan.

 

  1. Kesimpulan
  • Paragraf kesimpulan harus bisa menggiring sebuah esai menuju akhir yang logis. Paragraf ini harus bisa menjelaskan betapa pentingnya argumenmu dalam konteks yang lebih luas. Paragraf kesimpulan juga harus menegaskan kembali mengapa topikmu ini layak untuk diperhatikan.

 

Kini mari berlatih!

Topik: Should a city try to preserve its old, historic buildings or destroy them and               replace them with modern buildings? Use specific reasons and examples to support your opinion.

Setelah kamu selesai menulis, periksa:

  • Apakah kamu menulis dengan jelas?
  • Apakah kamu mempunyai argumen utama?
  • Apakah kamu menggunakan kata-kata dengan benar?
  • Apakah kamu memberikan contoh dan bukti untuk mendukung argumen utamamu?
  • Apakah kamu menyampaikan idemu secara rapi dan jelas?