7 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Dalam Menulis Surel

2017.08.21
7 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Dalam Menulis Surel

Pernahkah kamu ditegur oleh atasan karena mengirim surel dengan tata cara yang dianggap kurang sesuai? Komunikasi via surel memiliki standar etika sendiri, di mana banyak hal kecil yang perlu kamu perhatikan.  Ada baiknya kamu mengetahui etika menulis surel agar tidak mendapatkan teguran lagi atau penolakan. Berikut ini adalah do’s and don’ts dalam menulis surel;

pexels-photo-261706

 

  1. Pastikan To dan Subject Telah diisi dengan Benar

Sepele namun sering lupa untuk diperhatikan. Pastikan kamu telah memasukkan semuanya dengan tepat. Kamu harus tahu siapa saja lawan bicara kamu dan kemana surel ditembuskan. Selain itu subjek juga harus diisi untuk mengetahui topik apa yang akan dibahas agar pembicaraan tidak keluar dari koridor subjek.

  1. CC dan BCC Digunakan dengan Fungsi Berbeda

Lebih dari to dan subject, di dalam surel ada pilihan CC (Carbon Copy) dan BCC (Blind Carbon Copy). Sesuai dengan kepanjangan dari dua singkatan tersebut, tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang sama seperti yang dikirimkan kepada orang-orang yang dituju (To). Namun, perbedaan dari dua hal tersebut ada di BCC, dimana kamu bisa mengirimkan pesan yang sama kepada orang-orang yang informasinya tidak perlu diketahui oleh orang-orang lain yang ada di dalam surel tersebut.

  1. Perhatikan Tata Bahasa dan Tanda Baca

Walaupun kamu sudah menggunakan bahasa yang sopan, jika tidak diiringi dengan penggunaan tanda baca dan tata bahasa yang baik, maka penerima surel bisa sulit untuk memahami maksud dari pesan kamu. Luangkan waktu sebentar setelah menulis untuk memeriksa penggunaan tata bahasa dan tanda baca untuk meminimalisir kemungkinan kesalahpahaman.

  1. Kalimat Pembuka dan Penutup

Kamu bisa membuat surel dengan isi yang singkat dan langsung kepada poin utama. Tetapi kamu jangan lupakan kalimat pembuka dan penutup. Tanpa kalimat pembuka dan penutup, kamu terlihat kasar dan tidak menunjukkan sikap yang bersahabat,

  1. Jangan Unggah Lampiran Terlalu Besar

Lampiran yang terlalu besar akan lama diunduh oleh penerima surel. Jika terlalu besar, sering sulit dibaca oleh komputer penerima, maka bisa saja penerima tidak mau membuka lampiran yang kamu kirimkan. Pastikan lampiran yang kamu kirimkan mudah dibaca atau dilihat dan tidak berukuran terlalu besar.

  1. Cantumkan Informasi Kontak Anda

Terkadang penerima surel tertarik dengan apa yang kamu bicarakan, namun tidak bisa melanjutkan pembicaraan melalui surel. Maka dari itu, informasi kontak kamu yang lain seperti nomor telepon atau jejaring sosial kamu menjadi penting, agar penerima bisa menghubungi kamu melalui jaringan yang lain.

  1. Cek Folder Junk

Terkadang sistem mengirimkan surel ke dalam folder junk atau folder sampah. Jika kamu menunggu surel penting yang tak kunjung datang, bisa dicoba untuk mengecek bagian junk atau spam. Beberapa surel masuk kedalam spam bukan karena kesengajaan.

pexels-photo-265651

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan betapa pentingnya gaya kamu mengirimkan surel. Coba cek lagi pengaturan surel kamu, apakah kamu sudah mencantumkan informasi diri kamu yang lain bagian akhir surel.

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_7d2ca924983bb6825d696d858be28a21', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_7d2ca924983bb6825d696d858be28a21', '1573824396', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)