Dongeng Anak: The Three Little Pigs

2016.05.18
Dongeng Anak: The Three Little Pigs

Mengajarkan bahasa Inggris pada anak-anak dapat dilakukan melalui berbagai macam media. Salah satunya adalah dengan membacakan dongeng sebelum tidur. Kali ini kami akan memberikan referensi dongeng mengenai Tiga Babi Kecil.

The Three Little Pigs

Tiga Babi Kecil

 

Once upon a time there were three little pigs.

Pada suatu hari, ada tiga babi kecil.

They each wanted to build a house.

Masing-masing ingin membangun sebuah rumah.

They were walking down the road when they met a man carrying some straw.

Saat berjalan-jalan mereka bertemu dengan sesorang yang membawa jerami

Three-Little-Pigs2

The first little pig asked: “Please can I have some straw?”

Babi kecil pertama bertanya: “Bolehkah aku minta sedikit jerami?”

“Yes, here you are.” The man said.

“Tentu saja, silahkan” ujar sang pembawa jerami

The first pig took the straw and built a house of straw.

Babi kecil pertama mengambil jerami dan membangun sebuah rumah darinya.

 

The second and third pig walked down the road.

Babi kecil kedua dan ketiga berjalan-jalan.

They met a man carrying some sticks.

Mereka bertemu dengan sesorang yang membawa tongkat.

The second little pig asked: “Please can I have some sticks?”

Babi kecil kedua bertanya: “Bolehkah aku minta sedikit tongkat?”

“Yes, here are some sticks.” The man said.

“Tentu saja, silahkan”, ujar pembawa tongkat

The second pig took the sticks and built a house using the sticks.

Babi kecil kedua mengambil tongkat dan membangun sebuh rumah darinya.

 

The third pig walked down the road.

Babi ketiga berjalan-jalan

He met a man carrying some bricks.

Ia bertemu dengan seseorang yang membawa batu bata

The third little Pig asked: “Please can I have some bricks?”

Babi kecil ketiga bertanya: “Bolehkah aku minta sedikit batu bata?”

And the man answered. “Yes, I have lots of bricks. Here you are.”

Sang lelaki menjawab, “Tentu saja, aku punya banyak batu bata. Silahkan”

The third pig built a house of bricks.

Babi kecil ketiga membangun sebuah rumah dari batu bata

 

The next day the wolf came down the road.

Hari berikutnya, seekor serigala berjalan-jalan

He saw the house of straw and knocked on the door: “little pig, little pig, let me in!”

Ia melihat rumah yang terbuat dari jerami dan mengetuk pintu: “babi kecil, babi kecil, biarkan aku masuk!”

“Not by the hair on my chinny chin chin!”

“Tentu saja tidak!”

“Then I’ll huff…. and I’ll puff…. and I’ll blow your house down!”

“Kalau begitu aku akan huff…dan puff…dan aku akan menghembuskan rumah hingga runtuh!”

He huffed and he puffed… He blew the house down!

Ia-pun menghembuskan dan menerbangkan rumahnya!

The first little pig ran down the road to his brother’s house.

Babi kecil pertama berlari menuju rumah saudaranya.

Three-Little-Pigs4

The next day the wolf walked further down the road.

Keesokan harinya, serigala berjalan lebih jauh

He saw the house of sticks and knocked on the door.

Ia melihat rumah yang terbuat dari tongkat dan mengetuk pintu

The wolf said, “Little pig, little pig, let me in!”

Serigala berkata, “Babi kecil, babi kecil, biarkan aku masuk!”

“Not by the hairs on our chinny chin chins!”

“Tentu saja tidak!”

Both little pigs answered.

Kedua babi kecil menjawab

“Then I’ll huff…. and I’ll puff…. and I’ll blow your house down!”

“Kalau begitu aku akan huff…dan puff…dan aku akan menghembuskan rumah hingga runtuh!”

The wolf huffed and he puffed… He blew the house down!

Ia-pun menghembuskan dan menerbangkan rumahnya!

The little pigs ran down the road to their brother’s house.

Kedua babi kecil berlari menuju rumah saudaranya

Three-Little-Pigs10The next day the wolf walked further down the road.

Keesokan harinya, serigala berjalan lebih jauh lagi

He saw the house of brick and knocked on the door.

Ia melihat rumah yang terbuat dari batu bara dan mengetuk pintu

“Little pig, little pig, let me in!”

“Babi kecil, babi kecil biarkan aku masuk!”

“Not by the hairs on our chinny chin chins!”

“Tentu saja tidak!”

All of the three little pigs answered together.

Ketiga babi kecil menjawab bersamaan

“Then I’ll huff…. and I’ll puff…. and I’ll blow your house down!”

“Kalau begitu aku akan huff…dan puff…dan aku akan menghembuskan rumah hingga runtuh!”

He huffed and he puffed… but this house didn’t fall down.

Ia-pun menghembuskan…tapi rumah ini tidak hancur

The wolf got angry and said:

Serigala menjadi marah dan berkata:

“Little pigs, I’m going to climb down your chimney and eat you up.”

“Babi kecil, aku akan memmanjat lubang asapmu dan memakanmu.”

Hearing these, the three little pigs put a big pot of water on the fire.

Mendengar ini, ketiga babi kecil menaruh panci besar diatas api dengan air didalamnya

Three-Little-Pigs9

The wolf climbed onto the roof.

Serigla memanjat ke atas atap

Then he started to climb down the chimney.

Kemudian mulai menuruni lubang asap

But “splash” – he fell into the pot.

Tapi “splash” – ia terjatuh ke dalam panci

And that was the end of the hungry angry wolf.

Dan itulah akhir dari serigala yang kelaparan

the-end

Question:

 

What did the first little pig use to build his house? And the second? And the third?

Apa yang digunakan babi kecil pertama untuk membangun rumahnya?dan yang kedua? Dan yang ketiga?

What happened to the wolf in the end?

Apa yang terjadi dengan serigala pada akhirnya?