Legenda Danau Toba dan Pulau Samosir dalam Bahasa Inggris

2019.05.21
Legenda Danau Toba dan Pulau Samosir dalam Bahasa Inggris

EFriends, bagaimana EFolklore Danau Toba dan Pulau Samosir? Pelajaran yang dapat kamu ambil melalui cerita Danau Toba dan Pulau Samosir adalah jangan pernah melanggar janji dan turutilah perkataan orang tua yaa. Selain mendapat pesan berharga, kamu bisa belajar bahasa Inggris melalui EFolklore. Di dalam cerita Danau Toba dan Pulau Samosir, terdapat countable dan uncountable noun. Apa sih countable dan uncountable noun itu? Dan apa saja perbedaan countable dan uncountable? Simak baik-baik penjelasan di bawah ini ya.

Di dalam bahasa Inggris, Noun (kata benda) dibedakan menjadi dua; countable noun dan uncountable noun. Apa perbedaannya? Countable noun adalah kata benda yang dapat dihitung. Countable noun memiliki bentuk singular (tunggal) dan plural (jamak/lebih dari satu). Sedangkan uncountable adalah kata benda yang tidak dapat dihitung. Uncountable noun biasanya merupakan benda yang bentuknya berupa butiran, cairan, bubuk, gas, abstrak, atau ukurannya terlalu kecil jika dihitung satuan.

Countable noun

Ciri-ciri dari countable noun, jika ia berbentuk singular maka terdapat quantifier a/an. Sedangkan jika jumlahnya plural, maka terdapat penambahan -s/-es.

Contohnya:

Singular : a car

Plural   : two cars

Singular : a glass

Plural : three glasses

Uncountable noun

Ciri-ciri dari uncountable noun adalah quantifier a/an tidak bisa digunakan. Penambahan -s/es juga tidak bisa digunakan, kecuali jika terdapat keterangan di depannya.

A water (salah)

Two waters (salah)

a tea (salah) -> a cup of tea (benar)

A bread (salah) -> two slices of bread (benar)

Baca Juga: Countable vs Uncountable Noun

Apakah kamu bisa menebak ada countable dan uncountable noun yang ada di dalam cerita Danau Toba dan Pulau Samosir? Jawabannya ada . Apa sajakah itu? Yuk kita bahas sama-sama.

1. In a valley in Sumatra, there lived a farmer named Toba.

Terjemahan : Di sebuah lembah di Sumatra, tinggal seorang petani bernama Toba.

Dalam kalimat ini, terdapat 2 countable noun yaitu valley dan farmer.

 

2. Sure enough, at the end of the line was a large gold scaly fish.

Terjemahan : Benar saja, di ujung kait tersangkut ikan besar bersisik emas.

Dalam kalimat ini, terdapat 1 countable noun yaitu fish.

 

3. At home, Toba was disappointed because all of his firewood had been used up.

Terjemahan : Di rumah, Toba kecewa karena kayu bakarnya telah terpakai semua.

Dalam kalimat ini, terdapat 1 uncountable noun yaitu firewood.

 

4. Then Toba placed the fish inside the basin while he went to the fields to collect the firewood.

Terjemahan : Lalu Toba menaruh ikan di dalam baskom lalu ia pergi ke kebun untuk mengumpulkan kayu bakar.

Di dalam kalimat ini terdapat 1 countable noun yaitu, basin.

 

5. The fish had vanished and instead there were pieces of gold inside the basin.

Terjemahan : Ikan tersebut hilang dan terdapat kepingan emas di dalam baskom.

Di dalam kalimat ini terdapat 1 uncountable noun, yaitu gold.

 

6. There was a tall woman combing her long hair in front of a mirror.

Terjemahan : Seorang perempuan tinggi sedang menyisir rambutnya di depan kaca.

Di dalam kalimat ini terdapat 2 countable noun yaitu woman dan mirror dan 1 uncountable noun yaitu hair.

 

7. “I am the incarnation of the fish you caught earlier. The gold coins were my scales.”

Terjemahan : “Aku adalah jelmaan ikan yang kamu tangkap sebelumnya. Koin emas tersebut adalah sisikku”.

Di dalam kalimat ini terdapat 2 countable noun yaitu coin dan scale.

 

8. Deftly, the woman immediately prepared food for Toba.

Terjemahan : Dengan cekatan, perempuan itu segera menyiapkan makanan untuk Toba.

Di dalam kalimat ini terdapat 1 uncountable noun, yaitu food.

 

9. “If only she wanted to be my wife.”

Terjemahan : Jika saja ia mau jadi istriku.

Di dalam kalimat ini terdapat 1 countable noun, yaitu wife.

 

10. Not long after, a baby boy was born.

Terjemahan : Tak lama, seorang bayi laki-laki lahir.

Di dalam kalimat ini terdapat 1 countable noun, yaitu baby.

 

11. “I’ve been patient enough with him, my Wife. But my patience also has a limit.”

Terjemahan : “ Aku sudah cukup sabar menghadapi dia, istriku. Tapi kesabaranku ada batasnya.”

Di dalam kalimat ini terdapat 1 uncountable noun, yaitu patience.

 

12. The flood had created a lake and Samosir became an island.

Terjemahan : Banjir menciptakan sebuah danau dan Samosir menjadi sebuah pulau.

Di dalam kalimat ini terdapat 2 countable noun, yaitu lake dan island.

 

Nah, EFriends sudah bisa memahami perbedaan countable dan uncountable noun kan? Selain mengetahui cerita daerah Indonesia,  EFriends juga dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui EFolklore. Penasaran EFolklore dari daerah lain? Jangan lupa subscribe EF YouTube channel agar EFriends selalu mendapat update terbaru dari video-video EF lainnya. Nah, menjelang liburan sekolah yang sebentar lagi akan tiba, yuk ikutan Holiday Academy. Di Holiday Academy, tidak hanya minat dan bakatmu saja yang akan diasah kemampuan bahasa Inggris kamu juga akan dilatih. Sehingga bekalmu untuk meraih cita-citamu semakin kuat. Kamu bisa mengikuti program Storytellers (untuk usia 3-7 tahun), Phonics (untuk usia 4-7 tahun), dan On Stage (untuk usia 9-17 tahun), Reading Science (untuk usia 9-13 tahun) dan Writers Guild (untuk usia 11-13 tahun). Yuk segera ikutan dan klik Holiday Academy untuk mendapatkan harga spesial mulai dari Rp 725 ribu!