Membuka Dunia Melalui Pendidikan

2017.05.02
Membuka Dunia Melalui Pendidikan

Pendidikan selalu merupakan nilai inti dari EF. Dengan slogannya “Opening The World Through Education“, EF memiliki sejarah panjang dan menarik yang membuktikan betapa pentingnya pendidikan bagi semua orang.

Pada awal tahun 1960an, untuk pertama kalinya seorang pria muda asal Swedia bernama Bertil Hult pergi ke Inggris. Sebagai seorang yang memiliki dislexia, sekolah selalu menjadi tantangan bagi Bertil. Tapi, ia sangat terkejut karena selama berada di Inggris, ia dapat belajar bahasa Inggris dengan sangat mudah.

Pengalaman pribadinya itulah yang membuatnya yakin bahwa   pengajaran tradisional di kelas bukanlah yang paling efektif. Pada tahun 1965, Ia memutuskan untuk memulai perusahaan kecil bernama Europeiska Ferieskolan (Sekolah Liburan Eropa / EF) yang mengkombinasikan pembelajaran bahasa dan berpergian keluar negeri. Ia menyebut programnya Sprakresor, atau Language Travel, yang menyediakan salah satu pengalaman belajar pertama di dunia dengan metode belajar di luar kelas.

Manusia dapat belajar dengan efektif ketika lingkungan di sekitarnya mendukung proses pembelajaran tersebut. Misalnya, ketika mengajarkan anak-anak tentang hewan, biasanya orang tua atau guru memperlihatkan gambar berbagai macam hewan sehingga anak-anak tahu bentuk dan rupa hewan, lalu mereka juga mengajarkan anak-anak untuk menirukan suara hewan agar proses belajar lebih seru dan menarik. Bahkan, yang sangat umum adalah membawa anak-anak untuk mengunjungi kebun binatang sehingga mereka dapat melihat langsung hewan-hewan yang telah dipelajari. Dengan mengalami secara langsung, yakni dengan melihat hewan-hewan, maka anak-anak akan lebih mudah untuk memahami dan mengingat bentuk dan karakteristik masing-masing hewan.

Sama halnya dengan belajar bahasa Inggris. Akan menjadi lebih mudah ketika kita mengalami bahasa itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Seperti Bertil Hult, yang dapat belajar bahasa Inggris dengan mudah ketika berada di Inggris. Pengalaman menjadi kunci penting dalam pendidikan karena ketika kita mengalami sebuah bahasa melalui budaya, orang-orang, dan hidup keseharian, proses belajar menjadi sangat nyata dan lebih mudah dipahami. Sekarang ini, belajar melalui pengalaman menjadi landasan bagi pendidikan modern. Bagi EF, itu sudah menjadi prinsip dibalik setiap program EF selama lebih dari 50 tahun.

Kamu mungkin berpikir, “Ah! Itu kan hanya untuk belajar bahasa saja!” Namun, coba pikirkan lagi. Sejak kapan belajar bahasa hanya sekedar belajar bahasa saja? Ketika kita belajar sebuah bahasa, kita belajar untuk berkomunikasi dan mengungkapkan ide-ide. Kita belajar berbicara di depan umum supaya suara kita dapat didengar.

Hanya jika kita dapat berkomunikasi dengan baik, maka kita dapat didengar dengan baik. Bayangkan jika kamu dapat berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Inggris! Maka akan jauh lebih banyak orang-orang yang dapat mendengarmu dan kesempatanmu untuk didengar oleh dunia menjadi lebih besar.

Pendidikan adalah peluangmu untuk bisa memegang dunia dalam genggamanmu. Selamat Hari Pendidikan Nasional!