Tradisi seru di Tahun Baru Imlek

2016.02.18
Tradisi seru di Tahun Baru Imlek

Seminggu yang lalu kita menyelenggarakan Tahun Baru Imlek. Selama dua hingga tiga minggu, orang-orang dari etnis Cina pulang ke kampung halaman mereka di Tiongkok dan merayakan tahun baru bersama keluarga. Mau tahu tradisi Tahun Baru Imlek?

 

Sebelum Tahun Baru Imlek:

Keluarga etnis Cina akan membersihkan rumah mereka dan menyebutnya sebagai “sweeping the dust”, membeli makanan kecil untuk keluarga serta teman yang akan berkunjungat dan mendekorasi rumah mereka. Selain itu, ada tradisi membeli baju berwarna merah karena di Tiongkok warna merah merupakan simbol dari festival.

 

Pada malam Tahun Baru Imlek:

tie chunlian

Ini merupakan malam yang penting untuk berkumpul bersama keluarga. Mereke akan makan malam bersama dan menonton acara Spring Festival Gala di televisi. Makanan tradisional yang disajikan di masyarakat Tiongkok Utara adalah jiaozi (dumplings) atau niangao (kue beras) bagi masyrakat Tiongkok Selatan. Sebelum tengah malam, setiap keluarga akan memasang sepasang kertas yang di taruh di pintu sebagai lambang kesejahteraan di tahun yang baru.

nianye fan

Ini juga merupakan saat yang ditunggu-tunggu, dimana orang dewasa akan memberikan hong bao (amplop merah) kepada anak-anak atau orang yang lebih muda sambil mengharapkan mereka kesehatan dan studi yang baik. Dan sebaliknya, anak-anak akan membalas dengan harapan agar pemberinya mendapatkan keberuntungan serta keuntungan di tahun yang baru.

 

Saat dan setelah Tahun Baru Imlek:

2107255785

Di hari pertama tahun baru, terdapat tradisi menyalakan kembang api dan tradisi kuno menawarkan kurban bagi leluhur (tradisi ini biasa dilakukan di pedesaan).

Di hari ke-7, beberapa orang sudah harus kembali beraktivitas; di hari ke-15 dikenal sebagai lantern’s day. Di hari ini, orang-orang akan makan yuanxiao (dumpling manis) dan mengirimkan lentera ke langit, sungai atau danau beserta harapan-harapan mereka di tahun yang baru. Ini juga sebagai penanda berakhirnya perayaan Musim Semi.

 

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_0d5fa4b30cd6079f7f4b5d9a2fb0a852', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_0d5fa4b30cd6079f7f4b5d9a2fb0a852', '1573567952', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)