Mengenal Euphony dalam Bahasa Inggris

2019.01.15
Mengenal Euphony dalam Bahasa Inggris

Mempelajari sebuah bahasa, dapat dilakukan dengan berbagai cara dan media. Ada yang mempelajari melalui buku, film bahkan lagu. Menggunakan media yang interaktif memang memudahkan dan membuat belajar bahasa lebih mudah untuk dilakukan.

Selain tiga cara di atas, ada lagi cara lain untuk belajar bahasa inggris yang hampir belum banyak dilakukan oleh orang-orang. Padahal dengan melakukan atau menggunakan cara ini, bukan hanya mempelajari bahasa tersebut dengan cepat tapi bisa membantu kamu untuk menguasai grammar, struktur dan bahkan kosakata tingkat atas.
Wah apa ya caranya? Caranya yaitu dengan menggunakan puisi. Tanpa disadari, belajar bahasa khususnya belajar bahasa Inggris, menggunakan puisi sama efektifnya dibandingkan dengan cara lainnya begitu juga hasil yang akan didapatkan. Banyak orang mungkin menghindari membaca puisi, padahal dengan puisi kamu bisa menambah kosakata-kosakata Bahasa inggris yang tidak umum digunakan. Hal ini bisa memperluas pengetahuanmu mengenai bahasa Inggris.

Hampir setiap orang pasti pernah membaca atau belajar menulis puisi. Atau paling tidak mengetahui bentuk dari sebuah puisi. Ada banyak hal dalam puisi yang bisa kamu pelajari untuk belajar bahasa Inggris. Untuk memulai, mari kita belajar mengenai Euphony.

Apa itu Euphony? Kamu pasti menyadari bahwa puisi biasa memiliki untaian kata yang memiliki irama yang berakhiran sama. Sebetulnya, bentu ini bukan hanya dalam sebuah puisi, biasanya sebuah lagu juga memiliki bentuk ini.

euphony

Nah, rangkaian kata-kata yang disusun dalam sebuah lirik biasanya membentuk sebuah pola khusus atau berakhiran sama, sama seperti puisi. Dalam bahasa Inggris, susunan kata dalam puisi atau lirik ini disebut Euphony.
Menurut kamus Merriem-Webster, Euphony memiliki arti pleasing or sweet sound atau a harmonious succession of words having a pleasing sound. Atau, dapat disebutkan jika Euphony memiliki arti “suara yang merdu” dan “rangkaian kata yang harmonis dengan suara yang merdu.” Kata Euphony sendiri memang berasal dari bahasa Yunani “euphonos” yang memiliki arti suara yang merdu.

Ciri-ciri dari kalimat Euphony

1. Menggunakan lebih banyak huruf vokal

Euphony menggunakan lebih banyak huruf vokal panjang yang lebih merdu dibandingkan kata konsonan.
Di dalam bahasa Inggris, kita mengetahui bahwa terdapat huruf vokal panjang dan vokal pendek. Huruf vokal panjang atau long vowels terdiri dari [u:], [i:], [ɑ:], [ɔ:], dan [ɜ:].

Contoh kata:
[u:] – food, you, too
[i:] – see, eat, meet
[ɑ:] – car, dark, father
[ɔ:] – call, saw, also
[ɜ:] – shirt, bird, purse

2. Menggunakan konsonan yang bersuara harmonis

Euphony menggunakan konsonan yang bersuara harmonis seperti l, m, n, r dan suara lembut seperti f dan v.

Contoh dari kata pada konsonan tersebut adalah:
L – look, leg
M – mouse, mine
N – name, night
R – write, run
F – free, fan
V – never, very

3. Menggunakan konsonan lunak/ semi vokal

Melibatkan penggunaan konsonan lunak atau semi-vokal seperti w, s, y dan th atau wh secara luas untuk menciptakan suara yang lebih merdu.

Contoh kata untuk konsonan lunak atau semi-vokal:
W – well, win
S – vice, sun
Y – year, new
Th – this, that

Penggunaan vokal panjang untuk euphony ditujukan agar pelafalan kata lebih proporsional dan lebih menarik atau enak didengar. Tujuan utama dari euphony adalah untuk meningkatkan suara yang dihasilkan dari serangkaian kata.

Kamu pasti mengetahui lagu Twinkle Little Star bukan? Lagu ini bisa dijadikan contoh salah satu lagu yang memiliki Euphony. Mari kita lihat di bawah ini:

Twinkle, twinkle, little star,
How I wonder what you are.
Up above the world so high,
Like a diamond in the sky.

Nah, saat menyanyikan lagu ini, kamu pasti menyadari ada rima di akhir setiap baitnya. Dengan memiliki harmonisasi seperti halnya lagu di atas, terdengar lebih enak bukan?

Dari lirik lagu diatas, Euphony yang digunakan berasal dari pengulangan konsonan seperti l, r, w, n, dan h. Selain itu, euphony juga muncul dari rima melodi AABB dan ritma yang teratur.

Contoh selanjutnya adalah sebuah potongan puisi karya Robert Frost yang berjudul Stopping by Woods on a Snowy

Evening.
The woods are lovely, dark and deep,
But I have promises to keep,
And miles to go before I sleep,
And miles to go before I sleep.

Euphony di dalam puisi di atas berasal dari rima dari setiap kata terakhir dalam puisi ini, dan dengan mengulangi salah satu kalimat dua kali. Mengapa pengulangan kalimat dapat membentuk sebuah Euphony? Karena pengulangan menghasilkan suara yang enak untuk didengar telinga dan menciptakan penegasan dari arti kata tersebut. Selain itu, penulis puisi juga menggunakan kata-kata Euphony dalam puisi ini seperti “lovely,” “promises,” “miles,” dan “before.”

Dapatkan Diskon Kursus Terbatas 2,3 Juta di EF hanya 7 Hari, klik link biru ini ▶PaydayKursus Bahasa Inggris di EF English First, Belajar Bahasa Inggris makin seru!

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_f068c34e2843774142fabe4a11bb5bcb', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_f068c34e2843774142fabe4a11bb5bcb', '1569192614', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)