Waspadai Tanda-Tanda Stres Pada Anak

2019.07.31
Waspadai Tanda-Tanda Stres Pada Anak

Banyak orangtua yang tidak menyadari bahwa perubahan perilaku mendadak anak merupakan pertanda anak sedang mengalami stress. Penyebab stres tentunya beragam. Misalnya: persaingan di sekolah terlalu tinggi, ujian kenaikan kelas, kelulusan, atau masuk ke perguruan tinggi, keluarga, tekanan sosial, atau bisa jadi anak Anda menjadi korban bullying. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda stress pada anak. Apa sajakah itu?

1. Perubahan perilaku mendadak

Perhatikan jika anak menunjukkan perubahan perilaku mendadak seperti mudah marah atau tiba-tiba takut. Misalnya tiba-tiba takut tidur sendiri, takut bertemu orang lain, marah ketika Anda menyuruhnya makan, dan lainnya. Saat dilanda stres, anak mungkin memilih untuk menghindari interaksi dengan keluarga atau teman-temannya. Perhatikan apakah anak Anda hanya menghindari komunikasi dengan Anda saja atau dengan teman-temannya juga.

2. Perubahan nafsu makan

Nafsu makan anak bisa jadi naik atau turun secara drastis ketika ia stress. Kedua perubahan drastis ini bisa menyebabkan eating disorder atau perilaku makan menyimpang.

3. Sakit tanpa penyebab yang jelas

Salah satu penyebab sakit adalah karena stres. Jika stres sudah berlangsung lama dan serius, anak bisa saja tiba-tiba terkena sakit. Padahal ketika diperiksa dokter, anak tidak sedang mengidap penyakit tertentu. Gejala-gejala tersebut adalah reaksi tubuh anak terhadap stres

4. Sering melamun

Perhatikan apakah anak menjadi sering menatap kosong atau menunduk saat melakukan aktivitas-aktivitas seperti biasanya. Tandanya, anak tidak berkonsentrasi dengan apa yang sedang ia lakukan.

5. Susah tidur

Ketika Anda stres, Anda pasti mengalami susah tidur. Begitu juga ketika anak stres. Ia akan susah tidur dan bisa jadi ia sering terbangun tengah malam karena mengalami mimpi buruk.

Jika anak mengalami salah satu kelima tanda diatas, jangan diabaikan. Stres yang dibiarkan akan memberikan dampak negatif seperti anak mengalami kekurangan gizi, kelebihan berat badan, atau bahkan mengalami gangguan kejiwaan. Segera cari tau apa penyebab stresnya. Anda bisa berkonsultasi dengan gurunya di sekolah mengenai perubahan perilaku yang terjadi dan tanyakan apakah anak Anda mengalami masalah di sekolah atau tidak. Jika Anda membutuhkan bantuan tambahan, Anda bisa juga berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.