Seri Gaya Pola Asuh Dari EF: Bagaimana Berkata “Tidak” Pada Si Kecil?

2016.07.29
Seri Gaya Pola Asuh Dari EF: Bagaimana Berkata “Tidak” Pada Si Kecil?

Berkata “Tidak” pada anak-anak bisa jadi hal yang sulit, terutama jika Anda adalah tipe orang tua dengan gaya pola asuh Short-Term Worrier. Apakah anak Anda terkadang bersikap manipulatif, bertingkah dan berusaha bernegosiasi untuk mendapatkan keinginannya?

Mungkin si kecil merengek dan meminta Anda membelikan cokelat di supermarket. Anda berusaha untuk menolaknya, namun pada akhirnya menyerah juga karena ia mulai bertingkah dan Anda tidak ingin membuat keributan.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai mengambil alih otoritas agar anak Anda dapat mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan saat mereka dewasa dan mengatasi kata “Tidak” dari orang lain.

It doesn’t mean it’s not challenging. Saat Anda berkata “Tidak” atau menolak permintaan mereka, seringkali mereka mulai bertingkah dan membuat Anda kehabisan kesabaran. Namun jangan menyerah! Anda dapat menghentikan pola yang berlangsung, jika Anda memahami hal ini:

 

  1. Saying no is not cruel.

Kata “Tidak” tentu akan mengecewakan anak Anda pada awalnya. Namun melalui batasan atau penolakan ini, anak belajar bahwa di dunia nyata selalu ada batas yang harus dipatuhi orang. Dengan menyerah pada kemauannya, Anda mengajarkan anak memanipulasi Anda dan Anda akan kehilangan rasa hormat dari mereka.

 

2. Your saying no prepares a child for adolescence and adulthood.

Kita membantu anak untuk mengetahui bahwa di dunia nyata mereka tidak akan selalu mendapatkan apa yang mereka mau. Kita juga mengajarkan mereka untuk tidak selalu menuruti keinginan orang lain, terutama untuk hal negatif (seperti: penyalahgunaan narkoba atau rokok)

 

Ini adalah daftar hal yang dapat Anda lakukan:

 

yes-no-cartoon-guy-sm Focus on your goal. Jika Anda ingin anak-anak dewasa secara emosi, berhasil dan kompeten maka Anda harus mulai mendisiplinkan mereka. Anda mungkin tahu kalimat ini: “Jika anak-anak dimanjakan sejak kecil maka ia akan tumbuh tanpa rasa terimakasih”. Berkata “Tidak” merupakan salah satu disiplin yang efektif.

 

yes-no-cartoon-guy-sm When you say no, be decisive. Saat Anda memutuskan untuk menolak permintaan demi kebaikan mereka maka tidak ada yang perlu diperdebatkan. Jika Anda perlu mendiskusikan alasan penolakan jangan sampai terjebak dalam diskusi panjang yang menjadikan keputusan Anda terdengar seperti pertanyaan atau menjadi bias.

 

yes-no-cartoon-guy-sm Stick to your decision. Anak-anak dapat memanipulasi Anda dengan rengekan. Untuk itu Anda dapat mencoba rekomendasi dari buku Loving Without Spoiling, ‘Pisahkan diri Anda dengan anak-anak’. Anda dapat berkata “Jika kamu mengeluh atau merengek seperti itu, kamu bisa melakukannya di kamar dan kembali saat kamu sudah berhenti” Pada awalnya mungkin tidak mudah tapi cobalah konsisten dengan keputusan dan ucapan Anda.

 

yes-no-cartoon-guy-sm Be reasonable. Berkata “Tidak” bukan untuk menunjukkan otoritas Anda. Anda juga dapat berkata “Ya” jika alasan yang mereka berikan masuk akal dan bukan karena rengekan atau karena keinginan mereka harus selalu diikuti.

 

yes-no-cartoon-guy-sm Set one new limit. Tidak mudah untuk memulai hal baru, termasuk berkata “Tidak” pada anak Anda. Namun Anda dapat memulai dari satu hal terlebih dahulu. Contohnya, jika si kecil terbiasa bermain dengan teman setelah jam sekolah dan tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya. Anda dapat memberikan batasan waktu ia dapat bermain setelah pulang sekolah dan pekerjaan rumah terselesaikan sebelum jam makan malam.

 

yes-no-cartoon-guy-sm Take it slow. Memulai dengan satu aturan baru yang dilakukan dengan konsisten. Lakukan perlahan-lahan dan bertahap. Jika satu aturan baru mulai berhasil dilaksanakan coba menambahkan aturan lainnya.

Melalui langkah ini, Anda membantu mereka menghadapi dunia nyata, mereka akan dapat mengatasi kata “Tidak” dari orang lain dan beradaptasi dengan lingkungan yang lebih luas.

 

Jika ini bukanlah gaya pola asuh Anda, coba ikuti “Parenting Style Quiz” dari EF dan temukan gaya pola asuh Anda sendiri. Mengetahui gaya pola asuh Anda dapat sangat berguna untuk menjalani keseharian bersama anak-anak.

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_fceefa971af07d70dd364e015af22de3', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_fceefa971af07d70dd364e015af22de3', '1573696962', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)