Seri Gaya Pola Asuh dari EF: 8 Cara Efektif Untuk Mendisiplinkan Anak

2016.09.15
Seri Gaya Pola Asuh dari EF: 8 Cara Efektif Untuk Mendisiplinkan Anak

Pernahkah mendengar istilah “Tiger mom”? Ibu yang termasuk dalam tipe Ambitious Commander biasanya dikenal dengan istilah ini, keputusan dalam keluarga sebagian besar dibuat olehnya.

Apakah Anda salah satu orangtua yang merasa tidak sabar saat anak-anak mulai bertingkah atau kalimat ini terdengar familiar: “Harus dikasih tahu berapa kali baru ngerti, sih?” atau bahkan menggunakan sedikit disiplin fisik, seperti: memukul atau mencubit?

Mungkin disiplin dengan cara seperti ini dapat mengatasi masalah untuk waktu sebentar namun tahukan Anda ini dapat menyakiti self-esteem mereka untuk waktu yang panjang? Menghindari itu, EF akan memberikan 8 cara efektif yang dapat Anda gunakan untuk mendisiplinkan anak:

 

happy-family-icons_23-2147506164  Time-Out

Daripada menggunakan kekerasan seperti memukul atau mencubit saat mereka berlaku tidak pantas, Anda dapat menggunakan metode Time Out. Cara ini mengajarkan anak-anak untuk menenangkan diri sendiri (life skills yang berguna untuk mereka di masa depan). Namun untuk menjadikan cara ini efektif, anak-anak juga butuh banyak waktu bersama/ time-in dengan orangtua.

 happy-family-icons_23-2147506164Take Away Privileges

Mengmbil sesuatu yang mereka sukai seperti: TV, permainan, aktivitas seru hingga mainan kesayangan dapat membuat anak jera. Pastikan anak tahu kapan ia dapat memperoleh kembali hak mereka. Biasanya kurun waktu 24 jam sudah dapat membuat anak mengerti kesalahan mereka dan tidak mengulanginya kembali.

 happy-family-icons_23-2147506164 Ignore Mild Misbehaviour

Terkadang anak-anak berlaku tidak sepantasnya karena mereka ingin diperhatikan. Mengabaikan perilaku mereka lebih efektif daripada memukul. Tentu saja Anda harus dapat membedakan perilaku mana yang membahayakan dan mana yang hanya mencari perhatian.

Saat anak mencari perhatian dengan merengek, Anda dapat menunjukkan kepada mereka bagaimana cara yang sopan untuk menarik perhatian.

 happy-family-icons_23-2147506164 Teach New Skills

Kekerasan fisik tidak mengajarkan anak sesuatu atau menyelesaikan masalah yang terjadi. Anak memperoleh keuntungan dari belajar bagaimana menyelesaikan masalah, mengatur emosi mereka serta melakukan kompromi. Gunakan cara disiplin yang bertujuan mengajarkan anak sesuatu dan bukan sekedar menghukum.

 happy-family-icons_23-2147506164 Logical Consequences

Konsekuensi logis adalah cara yang baik untuk membantu anak mengatasi masalah tertentu. Contohnya, jika anak tidak mau makan malam maka jangan berikan mereka makanan kecil/ snacks sebelum tidur. Atau kalau ia tidak mau membereskan mainan, jangan biarkan ia bermain sepanjang hari. Ini mengajarkan anak hubungan antara perilaku dengan kosekuensi yang didapat.

 happy-family-icons_23-2147506164 Natural Consequences

Contoh cara ini adalah jika anak menolak untuk menggunakan jaket, biarkan mereka pergi keluar dan kedinginan (tentunya Anda harus memantau agar hal ini tidak membahayakan mereka). Biarkan mereka memperoleh konsekuensi alami, jika ini dapat membuat mereka belajar dari kesalahan. Catatan: Anda perlu mengawasi agar anak tidak sampai mengalami bahaya dengan cara ini.

 happy-family-icons_23-2147506164 Reward Systems

Daripada hanya berfokus pada perilaku buruk, Anda dapat mengalihkan perhatian pada perilaku baik yang dapat mereka lakukan.

Contohnya: jika mereka sering berkelahi dengan saudara ,daripada menghukum saat mereka berkelahi, Anda dapat menjanjikan sesuatu jika mereka dapat bermain dengan akur. Cara ini dapat membantu anak fokus pada hal yang dapat mereka lakukan daripada perilaku buruk mereka sendiri.

 happy-family-icons_23-2147506164 Praise

Pujilah saat mereka melakukan hal baik. Contohnya, jika mereka dapat bermain akur dengan saudara, Anda dapat berkata “Wah, hebat! Kalian dapat berbagi dan bermain bersama”. Atau jika anak bermain dalam kelompok besar, Anda dapat memberikan pujian pada anak yang berperilaku paling baik. Ini dapat mendorong anak lain untuk meniru dan saat mereka berperilaku baik Anda juga dapat memberikan pujian yang sama.

 

Jika Anda merasa ini bukan gaya pola asuh Anda, coba ikuti “Parenting Style Quiz” dari EF dan cari tahu gaya pola asuh Anda. Mengetahui gaya pola asuh Anda dapat sangat berguna untuk menjalani keseharian bersama anak-anak.

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_094ad2d92a23fa22072f343581f31b53', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_094ad2d92a23fa22072f343581f31b53', '1573693987', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)