Membantu Anak Melewati Masa Puber

2019.07.17
Membantu Anak Melewati Masa Puber

Masa puber atau pubertas adalah masa yang membingungkan bahkan bisa menakutkan bagi anak dan orang tua. Masa puber biasanya dimulai dari umur 8 tahun. Di masa ini anak menjadi lebih sensitif dan tidak percaya diri terhadap dirinya karena terjadi perubahan di dalam tubuh mereka seperti menstruasi pada anak perempuan, perubahan suara pada anak laki-laki, munculnya jerawat, dan lainnya. Sebagai orang tua, Anda harus siap mendampingi anak di masa pubertas ini agar anak tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang membahayakan. Hal-hal berikut ini dapat Anda lakukan untuk membantu anak menghadapi masa transisi.

Dapatkan Diskon Kursus Back To School 2,5 Juta di EF, klik link biru ini ▶Diskon 2,5 Juta back To SchoolKursus Bahasa Inggris di EF English First, Belajar Bahasa Inggris makin seru!

 

Jadi teman yang baik

Sebaiknya Anda membahas masalah puber sebelum anak mengalaminya. Beri info kepada anak apa yang akan terjadi ketika anak mengalami menstruasi atau mengapa terjadi perubahan suara. Saat mengalami pubertas, perubahan tidak hanya terjadi pada fisik dan emosi saja. Di masa ini, anak membutuhkan pengetahuan mengenai cara membuat pilihan yang tepat dan bagaimana bisa bertahan di tengah banyaknya tekanan. Gunakan kesempatan ini untuk membimbing anak bagaimana menghadapi masalah dengan baik dan bijak. Jadilah pendengar yang baik tanpa menghakimi karena anak membutuhkan tempat untuk menuangkan kegelisahannya tanpa dihakimi.

Jangan terlalu protektif

Di masa puber, biasanya semakin dilarang anak akan semakin membangkang. Namun, Anda perlu membuat batasan-batasan. Seperti jam malam, kapan anak berkumpul dengan teman-temannya, dan lainnya. Di saat ini, Anda perlu juga terbuka mengenai seks dan narkoba. Jangan sampai anak mendapat informasi dari sumber lain yang justru malah memberikan informasi yang salah.

Siapkan waktu khusus

Ketika memasuki masa puber, anak biasanya sulit terbuka. Untuk itu, sempatkan waktu khusus untuk menghabiskan waktu dengan anak. Misalnya agendakan pergi ke salon bersama atau berolahraga bersama. Di kesempatan ini, tanyakan kepada anak apakah ada hal yang mengganggunya atau apakah ada hal yang menyenangkan terjadi akhir-akhir ini di sekolah. Dengan begitu, Anda akan membangun bonding dengan anak dan perlahan anak akan terbuka dengan Anda.

Ajak anak berolahraga

Di masa puber, hormon di tubuh anak juga akan berubah begitu pula pola makannya. Ajak anak berolahraga agar tubuh tetap bugar dan menjaga berat badan.

Itu dia beberapa cara untuk menghadapi anak di masa puber. Meskipun cukup sulit, Anda harus percaya bahwa fase ini akan berakhir. Jangan lupa untuk tetap waspada agar anak tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif.

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_2f8d6dda9f344743ef8f2a91828c7f5a', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_2f8d6dda9f344743ef8f2a91828c7f5a', '1569179177', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)