Manfaat Pembelajaran Bertema

2018.05.22
Manfaat Pembelajaran Bertema

Pernahkah Anda berpikir bahwa anak Anda bisa belajar sambil bermain?

Pembelajaran bertema bukanlah konsep mengajar yang baru. Saat ini ada banyak sekolah, khususnya SD, yang menerapkan konsep pembelajaran bertema.

Beberapa orang tua tak mengerti apa itu pembelajaran bertema dan tak tahu apa manfaatnya bagi para murid. Mari kita bahas lebih lanjut tentang pembelajaran bertema dan manfaatnya yang luar biasa.

Pertama-tama, bagaimanakah perancangan dan penerapan pembelajaran bertema?

Guru yang merancang pembelajaran bertema harus memiliki gagasan menyeluruh tentang ilmu pengetahuan yang telah dipelajari murid dan membahasnya dengan guru-guru lain, lalu beliau harus memikirkan topic berdasarkan poin-poin kunci dari setiap mata pelajaran. Guru di tiap subjek lalu mengembangkan konsep pembelajaran ini dan membantu murid untuk belajar sesuai dengan tema yang telah dirancang.

Contohnya, dalam pembelajaran bertema di kelas 2 SD, para murid belajar seputar tema “sayur dan buah-buahan.” Mereka belajar cara menggambar sayur dan buah di kelas seni. Masing-masing jenis buah/sayur lalu diberi harga di kelas matematika, sehingga murid belajar tentang mata uang dan membayar sesuai dengan harganya. Di kelas bahasa Inggris, ruang kelas ‘disulap’ menjadi supermarket mini dimana terdapat kasir dan daftar belanja. Murid lalu belajar nama sayur/buah dalam bahasa Inggris dan belajar kalimat-kalimat berbahasa Inggris, misalnya “where is XXX?”, “How much is XXX?” atau “Thank you, you are welcome.”

Di kelas sains, murid mengukur berat dan panjang sayur/buah, lalu menghitung berat dan harga setiap kemasan. Lalu di kelas gizi, murid belajar cara mengkategorikan setiap sayur/buah sesuai dengan kandungan karbohidrat, lemak, protein dan vitamin sehingga mereka juga belajar tentang struktur makanan sehat. Di kelas prakarya, murid belajar cara memotong sayur/buah (tentunya dengan pengawasan guru), cara mengupas telur, dan cara mudah membuat salad atau sandwich yang lezat.

Di akhir pembelajaran bertema, para murid lalu diajak untuk pergi ke supermarket sungguhan untuk mendapatkan pengalaman nyata. Murid merancang resep mereka sendiri, membeli bahan-bahannya dengan uang tunai, menghitung total biaya dan menemukan bahan-bahan yang mereka butuhkan dengan memikirkan kandungan gizi yang seimbang. Begitu murid kembali ke sekolah, mereka lalu membuat hidangan tersebut bersama-sama tim kelompoknya. Dengan cara ini, maka pembelajaran bertema berhasil diaplikasikan secara penuh.

Pembelajaran bertema mempunyai manfaat yang luar biasa:

  • Pembelajaran bertema adalah proses pembelajaran yang berkelanjutan. Ilmu pengetahuan yang murid pelajari saling berkaitan meskipun mata pelajarannya berbeda, sehingga murid bisa melanjutkan belajar tentang ilmu tersebut dari satu kelas ke kelas lain. Sebelumnya, para guru harus melakukan persiapan agar murid bisa tetap belajar tema yang sama di berbagai kelas berbeda. Setiap mata pelajaran berhubungan satu sama lain, sehingga murid bisa mendapatkan ilmu yang menyeluruh sesuai dengan tema.
  • Murid bisa belajar dengan sungguh-sungguh dalam bentuk permainan. Manfaat terbesar dari pembelajaran bertema adalah membangkitkan minat anak, terutama jika temanya menarik. Tanpa sadar, anak belajar pengetahuan yang dibutuhkan lewat tema yang dirancang, dan mereka tak berpikir bahwa sebenarnya mereka sedang “belajar”. Anak berpikir bahwa mata pelajaran ini sangatlah “menyenangkan”. Ini adalah kondisi belajar sambil bermain yang ideal.
  • Mengembangkan kreativitas dan pemikiran inovatif anak. Pembelajaran bertema mendobrak batasan antar mata pelajaran, sehingga anak bisa mengenal ilmu pengetahuan dalam lingkungan belajar tanpa batas. Hal ini memiliki makna mendalam karena anak jadi bisa membangun struktur pengetahuan yang lebih lengkap dan bisa memecahkan masalah antar mata pelajaran.

Meskipun pembelajaran bertema mempunyai banyak manfaat, tapi metode ini tak mudah untuk diaplikasikan. Sekolah dan guru harus meninggalkan metode pengajaran tradisional dan harus merancang tema yang menarik berdasarkan minat anak. Selain itu, para guru juga dituntut memiliki metode pengajaran yang fleksibel agar bisa menyelesaikan masalah lintas-subjek secara efektif. Pembelajaran bertema juga membutuhkan dukungan dari para orang tua. Jika para orang tua murid mengawasi dan mendukung metode revolusioner ini, maka hal ini akan membantu proses pembelajaran serta perkembangan masa depan anak.

Mengenai penulis:

Tracy Liu (Mrs.)

Mrs. Tracy Liu adalah ibu dari 2 anak. Setelah lulus dari universitas Nankai dengan jurusan bahasa Inggris, dia telah bekerja di beberapa perusahaan internasional untuk berbagai peran dari jurnalis, sales, marketing hingga ke posisi senior manajemen. Dia pernah tinggal di Beijing, Shanghai, Paris, dan Hong Kong bersama dengan keluarganya. Saat ini dia hidup di Shanghai, dengan bekerja paruh waktu untuk merawat seorang putra berumur 11 tahun dan seorang putri berumur 6 tahun, dan separuh waktunya digunakan untuk bekerja menulis artikel orang tua di blogs dan forum orang tua. Pengalaman pribadi dan latar belakangnya telah mengajarkan dirinya pengertian yang mendalam mengenai kebudayaan Barat dan Timur mengenai pendidikan dan perkembangan anak-anak dan remaja. Dia memiliki kepercayaan yang mendalam bahwa setiap anak memiliki pemahaman dan pemikiran mereka sendiri, dan pekerjaan kita sebagai orang tua adalah untuk mengkultivasi dan menemukan metode yang bekerja untuk mendorong perkembangan yang sehat kepada masing-masing individu dan di dalam masyarakat.