Hasil Penelitian Ini Buktikan Anak Multilingual Lebih Sukses Saat Dewasa

2017.03.30
Hasil Penelitian Ini Buktikan Anak Multilingual Lebih Sukses Saat Dewasa

Kebiasaan multilingual yang tertanam sejak dini pada anak berdampak jangka panjang hingga mereka dewasa nanti.

Selain berpotensi lebih cerdas dan berprestasi, anak multilingual terbukti memiliki karier yang sejalan dengan pendapatan atau gaji yang lebih baik daripada anak sebayanya yang tidak menguasai bahasa asing sejak dini.

Mengapa bisa demikian? Berikut penelitian-penelitian yang menemukan faktor-faktor yang menyebabkan kebiasaan multilingual pada anak membuatnya lebih sukses saat dewasa.

Pertama, anak multilingual memiliki IQ lebih tinggi

Dalam penelitian di tahun 1962, peneliti Peal dan Lambert membuktikan anak-anak multilingual memiliki IQ (intelligence quotient) yang lebih tinggi, kecenderungan pola pikir fleksibel serta mampu melakukan pemikiran abstrak dan memformulasikan konsep yang baik.

Hal inilah yang menstimulasi kemampuan kognitif otak mereka sehingga bisa membuat keputusan-keputusan logis secara baik dan efektif.

Kedua,  anak multilingual terbukti lebih berhasil saat melakukan tes saat mereka dewasa

Pembelajaran bahasa asing sejak dini akan mengembangkan kemampuan mendengarkan, observasi, pemecahan masalah dan berpikir kritis.

Kemampuan-kemampuan tersebut merupakan soft skill yang bertahan lama hingga dewasa, baik untuk kepentingan personal maupun profesional.

Riset membuktikan anak yang terbiasa berkomunikasi dalam berbagai bahasa lebih sukses dalam menjawab soal-soal ujian masuk perguruan tinggi.

Ketiga, anak multilingual memiliki kemampuan berkomunikasi lebih baik

Hasil penelitian Dr. Jim Cummins, dari University of Toronto menyebutkan bilingualisme mempunyai efek positif terhadap perkembangan linguistik dan pendidikan anak.

Sedangkan penelitian lain dari University of Chicago juga menyimpulkan anak balita yang terpapar lebih dari satu bahasa memiliki kemampuan membuat persepsi lebih baik dari sebayanya yang hanya terpapar satu bahasa. Kemampuan membuat persepsi ini menjadi modal dasar dalam komunikasi efektif.

Keempat, anak multilingual memiliki kesehatan otak yang baik

Selain memberi manfaat kognitif, anak yang menguasai lebih dari satu bahasa menunjukkan manfaat emosional atau kesehatan otak lainnya.

Penelitian dari Universitas Kentucky mengungkapkan penguasaan bahasa akan memperlambat lupa ingatan (Alzheimer’s dan Dementia)  serta meningkatkan fungsi mental,seperti membantu mengatasi depresi.

Itu karena otak anak multilingual bekerja lebih cepat dan terlatih karena olahraga mental

Kelima, anak multilingual meningkatkan gambar diri yang positif

Anak multilingual terbukti mampu meningkatkan gambar diri positif dan menjadikan anak lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain.

Selain itu, anak juga lebih mudah memahami nilai kebudayaan negara lain yang akan menguntungkan bagi anak dalam meraih pendidikan dan pekerjaan di masa mendatang.

Berangkat dari penelitan-penelitan tersebut, EF Education First pada tahun 2016 telah merilis hasil risetnya di 73 negara.

Riset itu menyimpulkan negara yang masyarakatnya memiliki kemampuan multilingual juga memiliki tingkat pendapatan lebih tinggi, contohnya Belanda, Denmark, Swedia, Norwegia dan Finlandia yang masuk sebagai 5 negara teratas yang berpendapatan lebih tinggi.

Dengan banyaknya penelitian yang membuktikan manfaat multilingual bagi anak, para orangtua sebaiknya membiasakan anak-anak untuk berbicara bahasa asing, terutama bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional.

Dukungan orangtua bisa dilakukan dengan memasukkan anak ke tempat kursus bahasa Inggris yang profesional dan berkualitas, seperti EF English First yang menyediakan kursus bahasa Inggris bagi anak usia balita hingga dewasa.

Sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2017/01/25/hasil-penelitian-ini-buktikan-anak-multilingual-lebih-sukses-saat-dewasa

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_16bef6fcb8a73c2182c8ad6c4cdbe676', 'a:1:{s:10:\"age_filter\";s:4:\"none\";}', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)

Galat database Wordpress: [The table 'wp_options' is full]
INSERT INTO `wp_options` (`option_name`, `option_value`, `autoload`) VALUES ('_wp_session_expires_16bef6fcb8a73c2182c8ad6c4cdbe676', '1574213521', 'no') ON DUPLICATE KEY UPDATE `option_name` = VALUES(`option_name`), `option_value` = VALUES(`option_value`), `autoload` = VALUES(`autoload`)