Lima Film Natal Terbaik Sepanjang Masa

2016.12.23
Lima Film Natal Terbaik Sepanjang Masa

Hari Natal segera tiba, dan salah satu cara terbaik untuk melewati hari raya ini adalah dengan berkumpul bersama keluarga dan sahabat di rumah sambil menonton film bertema Natal. Untuk membantumu bersiap-siap, berikut adalah lima film Natal terbaik sepanjang masa yang cocok untuk dewasa (18 tahun ke atas):

It's a Wondeeful Life
1. It’s a Wonderful Life (1946)
George Bailey, yang masih muda merasa kewalahan dengan kewajiban dan tanggung jawab terhadap komunitasnya. Ia merasa terikat dengan pekerjaan yang tak disukai dan merasa menjalani hidup yang tak ia ingini. Seiring usianya bertambah, ia melihat masa mudanya, dan bermimpi semua kesempatan yang ia lewati. Satu hal yang George tak ketahui adalah bahwa semua teman-teman dan keluarganya berdua untuknya untuk dapat melewati masa-masa sulitnya. Cerita dalam film diceritakan dari sudut pandang sekelompok malaikat, George bertemu dengan Clarence, malaikat pelindungnya, saat ia ingin mengakhirir hidupnya.

A Christmas Story
2. A Christmas Story (1983)
“A Christmas Story” adalah film langka tentang anak-anak yang ditujukan untuk orang dewasa. Mungkin anak-anak akan menikmati menonton film ini, namun orang dewasa akan menemukan makna mendalam saat menonton film ini. Ceritanya tentang Ralphie, seorang anak laki-laki yang mencari benda yang diidam-idamkan semua anak laki-laki di Amerika, yaitu sebuah senjata angin Red Rider. Pertanyaannya adalah, apakah ia akan mendapatkannya?

Scrooged
3. Scrooged (1988)
“Scrooged” adalah versi modern dari buku karya Charles Dickens, “A Christmas Carol.” Frank adalah seorang produser televisi yang hanya peduli dengan uang. Untuk meningkatkan bagian kepemilikannya, ia menghalalkan segala cara bahkan sampai dengan menakut-nakuti pemirsa setengah mati. Sebelum Natal, bosnya yang meninggal 7 tahun lalu datang padanya dan memperingati bahwa 3 hantu akan mendatanginya. Dengan panduan 3 hantu tersebut, Frank akhirnya menemukan arti Natal sesungguhnya.

Bad Santa
4. Bad Santa (2003)
Ini bukanlah film Natal untuk semua orang karena film ini penuh kekerasan dan juga adegan-adegan yang hanya sesuai untuk 18 tahun ke atas. Dalam ceritanya, Willie, yang memerankan Santa (Sinterklas) adalah seorang pemabuk yang depresi. Bersama dengan asisten pembantu Santa (elf) yang bernama Willie, mereka berdua bekerja di Pusat Perbelanjaan setahun sekali sebagai Santa dan Elf. Namun, tujuan mereka sebenarnya adalah untuk merampok pusat perbelanjaan di malam Natal. Saat Willie bertemu dengan anak laki-laki gemuk yang tak punya teman dan juga dengan seorang bartender seksi bernama Sue, ia belajar tentang makna Natal dan mulai terlibat dalam masalah.

Elf
5. Elf (2003)
Buddy adalah seorang bayi di panti asuhan yang secara tak sengaja masuk dalam kantong hadiah Sinterklas dan terbawa ke Kutub Utara. Ia dibesarkan oleh para kurcaci. Setelah menjadi dewasa, Sinterklas mempebolehkannya pergi ke New York untuk bertemu dengan ayah biologisnya, Walter Hobbs. Hobbs yang berada di daftar anak-anak nakal Sinterklas, adalah seorang yang tak berperasaan, dann juga tak tahu bahwa ia memiliki anak, Buddy. Ketika hubungan Walter dengan Buddy mengganggu pekerjaannya, ia terpaksa mengevaluasi kembali prioritasnya dalam hidup.