Ibukota Budaya Australia
Melbourne adalah ibukota bagi kreativitas di Australia. Walaupun kota ini memiliki sejumlah pantai yang cantik, tetap saja budaya pantai belum terlalu mencerminkan Melbourne seutuhnya. Sebuah komunitas multikultural yang berkembang pesat menyatu dalam kehidupan masyarakat di Melbourne, dan para penduduknya merasa sama nyamannya ketika mereka berada di gedung-gedung opera yang elegan, maupun ketika tengah berada di galeri seni alternatif di pinggir jalan. Adanya populasi seniman yang besar akan segera terasa oleh para pengunjung manapun, apalagi dengan kehadiran toko-toko setempat yang menawarkan pengalaman berbelanja dan menu-menu restoran terbaik di seluruh penjuru negeri.
Terlepas dari pentingnya geliat budaya di sini, para warga Melbourne sejatinya adalah pengagum olahraga antusias, dan ini terlihat tatkala Melbourne selalu menjadi tuan rumah bagi ajang turnamen tenis tahunan Australian Open. Di hari-hari biasa, para siswa di kursus bahasa Inggris di Melbourne kami banyak memanfaatkan waktu mereka dengan berjemur santai di atas hamparan handuk pantai, atau berusaha menyeimbangkan diri mereka di atas papan selancar. Di akhir pekan, pergilah menyusuri Great Ocean Road dan saksikanlah kemegahan 12 Apostles, yaitu serangkaian formasi batu berukuran raksasa yang mencuat dari perairan laut yang berwarna biru cerah. Di Melbourne, seharian berenang di laut, mengunjungi sebuah galeri seni, ditutup dengan menonton pertandingan sepakbola Australian Rules, bukanlah sesuatu yang aneh.